Dinas Kesehatan Telusuri Balita yang Bergizi Buruk di Biringbulu
Balita tersebut dilaporkan bernama Alwi (12 bulan), putra pasangan Abdul Azis dan Lina. Keluarga ini beralamat di Dusun Bangkala, Desa Taring Kecamata
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa turun mencari tahu soal temuan balita yang diduga menderita gizi buruk.
Balita tersebut dilaporkan bernama Alwi (12 bulan), putra pasangan Abdul Azis dan Lina. Keluarga ini beralamat di Dusun Bangkala, Desa Taring Kecamatan Biringbulu.
Mama Muda Sudah Hampir Dicumbui Teman Suami, Gagal saat Berusaha Lepas Pakaian Dalam, Kronologi
Effendy Kasmin Siap Maju Jadi Wakil Bupati Pangkep di Pilkada 2020
FKIP Umpar Pelaksana Diklat Penguatan Kepala Sekolah, Untuk Apa?
Sibuk Sebagai Rektor Unibos, Prof Saleh Pallu Tetap Aktif Ngajar di Unhas
Jadi Girlband Pertama Korea Utara, Member Moranbong Bukan Orang Biasa Dipilih Langsung Kim Jong Un
Kepala Dinas Kesehatan, dr Hasanuddin mengaku telah menginstruksikan Kepala Puskesmas Biringbulu untuk memeriksa kondisi kesehatan balita tersebut.
"Ini harus kita pastikan dulu. Saya sudah instruksikan kepala puskesmas untuk turun cari balita itu," katanya kepada Tribun, Senin (7/10/2019).
Hasanuddin menyampaikan, kepastian soal gizi buruk seorang balita mesti dilakukan dengan pemeriksaan oleh seorang dokter.
Oleh karena itu, katanya, meski seorang balita mengalami kekurangan berat badan, tapi bisa jadi disebabkan oleh penyakit.
"Barangkali ada penyakit yang diderita balita itu, karena biasanya itu kalau asupan gizi tidak ada yang bermasalah di Kabupaten Gowa," bebernya.
"Dokter dan kepala puskesmas sedang turun meninjau dan memeriksa. Kita harus pastikan dulu mungkin menderita penyakit," tandasnya.
Sebelumnya Pemerintah Desa Taring menemukan adanya balita yang memiliki kekurangan berat badan pada Senin (7/10/2019) pagi tadi.
Kepala Desa Taring Abd Asis G menduga balita tersebut menderita gizi buruk. Balita ini telah berumur satu tahun 10 hari. Namun berat badannya hanya mencapai 5.4 kilogram.
"Tubuh balita ini kayak kering kodong. Kami melakukan penimbangan tadi, hasilnya hanya 5.43 berat badannya," kata Kepala Desa Taring Abd Asis G.
Asis menyampaikan, berat badan balita ini terus berkurang sejak September 2019 bulan lalu.
Ketika itu berat badannya mencapai 7 kilogram. Dalam satu bulan ini, berat badan Alwi rupanya turun hampir dua kilogram.
"Ibu desa sudah heran sejak bulan lalu. Ternyata bulan ini turun lagi. Kasihan balita ini. Kita duga gizi buruk," bebernya.
Pemerintah Desa Taring langsung mengoordinasikan temuan ini kepada Camat dan Puskemas Kecamatan Biringbulu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/desa-taring-abd-asis-g.jpg)