Ayo Lari Malam Bareng Komunitas Wajo Runners, Anggotanya Mulai Pelajar, Mahasiswa Hingga Birokrat

Ayo Lari Malam Bareng Komunitas Wajo Runners, Anggotanya Mulai Pelajar, Mahasiswa Hingga Birokrat

Ayo Lari Malam Bareng Komunitas Wajo Runners, Anggotanya Mulai Pelajar, Mahasiswa Hingga Birokrat
TRIBUN TIMUR/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Komunitas Wajo Runners melakukan aktivitas lari malam hari keliling kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Jumat (4/10/2019) malam. 

Ayo Lari Malam Bareng Komunitas Wajo Runners, Anggotanya Mulai Pelajar, Mahasiswa Hingga Birokrat

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG -Tak punya waktu berolahraga pada pagi dan sore hari, mari bergabung bersama komunitas lari malam Wajo Runners.

Jika biasanya aktivitas olahraga lari dilakukan pada pagi atau sore hari, sekelompok masyarakat di Kabupaten Wajo sepakat untuk lari pada malam hari.

Alasannya sederhana, anggota komunitas yang berasal dari latar belakang pendidikan dan pekerjaan beragam tersebut, menganggap malam hari adalah waktu yang pas berolahraga, setelah seharian beraktivitas.

Baca: Kapolres Pangkep Cek TKP Laka Lantas Sanrangan, Ini Imbauannya untuk Pengendara

Baca: Hari Ini Pendaftaran Calon Kepala Daerah di PKS Majene Berakhir

Baca: Paket Umrah 11 Hari Siti Namirah Wisata, Mulai Rp 24 Jutaan, Intip Fasilitasnya

"Bersama dengan orang-orang yang suka lari, kita mengajak orang-orang untuk lari malam, artinya kita fasilitasi teman-teman yang kerja dari pagi sampai sore dan tak ada waktu untuk berolahraga," kata Ketua Komunitas Wajo Runners, Abdul Mubarak, Jumat (4/10/2019) malam.

Jadwalnya, saban Jumat malam tiap pekannya. Pada Jumat (4/10/2019) malam, adalah yang ketiga keempat kalinya dilakukan lari malam keliling Sengkang, ibukota Kabupaten Wajo, sejak dibentuk 10 September 2019 lalu.

Komunitas Wajo Runners melakukan aktivitas lari malam hari keliling kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Jumat (4/10/2019) malam.
Komunitas Wajo Runners melakukan aktivitas lari malam hari keliling kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Jumat (4/10/2019) malam. (TRIBUN TIMUR/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN)

"Awalnya cuma iseng, ketemu sama orang-orang yang senang lari di Lapangan Merdeka, lalu kita sepakat membuat komunitas dan menjadwalkannya malam hari," kata dosen di IAI As'adiyah tersebut.

Anggotanya pun sudah lebih 100 orang. Mulai dari pelajar dan mahasiswa, birokrat, pengusaha, tenaga pendidik, hingga legislator pun ikut bergabung.

Tak sekadar lari, komunitas Wajo Runners juga mengusung kekeluargaan dan silaturrahmi.

"Bukan cuma sekadar lari, lebih dari itu kita juga menjalin silaturrahmi dengan berkumpul, tidak cuma sibuk dengan gedget, kita bisa saling berinteraksi," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved