VIDEO: Bapenda Makassar Naikkan Pajak Reklame Rokok
Hal itu dia sampaikan di Fireflies Trans Studio Mal, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sulsel, Kamis (3/10/2019).
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kota Makassar, Irwan Adnan mengatakan saat ini bakal menaikkan pajak reklame untuk rokok.
Hal itu dia sampaikan di Fireflies Trans Studio Mal, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sulsel, Kamis (3/10/2019).
Baca: Tips Sehat dan Awet Muda Cristiano Ronaldo, Bintang di 14 Musim Liga Champions, Profil, Prestasinya
Baca: Istri Tidur Pulas Pria ini Ajak Adik Ipar Bersetubuh, Korban Berpakaian Seksi Hingga Dibayar
Baca: Struktur Fraksi DPRD Sulsel Periode 2019 - 2024, Berikut Nama-namanya
Baca: Simak Jalan Cerita Film Joker yang Tayang di Bioskop, Karakternya Menarik, Bertemu Batman Kecil
Baca: VIDEO; Rapat Paripurna Pengumuman Pembentukan Fraksi DPRD Sulsel Diwarnai Interupsi
Baca: VIDEO: Perahu KMN Zam Zam Terbalik di Teluk Bone, 1 Penumpang Tewas
Menurut Irwan Adnan, bakal ada penataan reklame rokok.
"Kita naikkan sekitar 300 persen," katanya.
Apa saja katanya, berikut videonya! (*)
ACT Buka Media & Crisis Center Tragedi Wamena di Berbagai Wilayah
Krisis kemanusiaan yang terjadi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, telah menyebabkan duka mendalam bagi bangsa Indonesia.
Kendaraan dan gedung hancur, puluhan orang luka-luka, sementara ribuan warga terus mengungsi.
Merespon kondisi yang ada, ACT telah membuka Media & Crisis Center di berbagai wilayah ( Jakarta, Makassar, Padang, Surabaya, dan wilayah lainnya).
Laga PSM vs Persipura Ditunda, 367 Tiket Bakal Dikembalikan
Wawancara Eksklusif Korban Selamat Rusuh Wamena, Begini Kisah Dewi Sembunyi di Kandang Ayam
Perempuan Sidrap Diharapkan Ikut Perangi Korupsi
Untuk memberikaninformasi aku rat kepada publik, sekaligus menjadi tempat pengaduan orang hilang, serta penerimaan donasi.
Selain itu, Media & Crisis Center ini juga bertujuan untuk meminimalisasi kabar hoaks yang beredar.
Ibnu Khajar selaku Presiden ACT mengatakan, Media & Crisis Center yang dibuka di kantor ACT akan menjadi pusatinformas i untuk seluruh lapisan masyarakat terkait informasi terkini tentang Wamena.
“Melalui Media & Crisis Center, publik dapat berkomuni kasi dan saling bertukar infor masi yang berkaitan dengan krisis kemanusiaan yang terjadi di Wamena, Papua.
Tujuan kami mengadakan ini yaitu penyebarluasaninform asi untuk kebutuhan publik dan juga sebaliknya, menampung informasi yang valid dari tim lapangan untukd isebarluaskan,” ungkap Ibnu.
Media & Crisis Center yang telah diadakan diberbagai wilayah dapat menjadi rujukan berbagai pihak.