Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tiga Camat di Sidrap Ikuti Rakor Tahap II Program Inovasi Desa Sulsel di Makassar

Kegiatan yang bertemakan 'Evaluasi Program Inovasi Desa dalam mendukung kualitas Perencanaan desa Tahun 2019' berlangsung mulai 1 hingga 4 Oktober.

Penulis: Darullah | Editor: Ansar
Yadin/Diskominfo Sidrap
Rakor tahap kedua Program Inovasi Desa tingkat Sulsel, Rabu (2/10/2019). 

TRIBUN-SIDRAP.COM, SIDRAP - Rapat Koordinasi (Rakor) tahap kedua Program Inovasi Desa (PID) tingkat Sulsel berlangsung di Hotel Sheraton, Makassar.

Kegiatan yang bertemakan 'Evaluasi Program Inovasi Desa dalam mendukung kualitas Perencanaan desa Tahun 2019' berlangsung mulai 1 hingga 4 Oktober.

Acara tersebut dibuka oleh Direktur PMD Kemendes, M Fahri dan dihadiri sejumlah Camat dari Kabupaten/Kota se-Sulsel.

Kunjungan Wisman Malaysia ke Sulsel Meningkat Drastis di Agustus 2019

Jangkau Aspirasi Milenial, Ashabul Kahfi Siapkan Layanan Aduan Online

Hari Batik Nasional, Wakil Wali Kota Parepare Bangga dengan Karya Budaya Bangsa Indonesia

Seperti halnya, tiga Camat di Sidrap. Masing-masing Camat Watang Sidenreng, Hidayatullah Abbas, Dua Pitue, Abd Rahman Rauf, dan Pitu Riawa, H Bakri, turut hadir pada kegiatan ini.

Sejumlah Camat dari Sidrap ini turut didampingi oleh satu Tim Pendamping Inovasi Desa yakni Sekretaris Pemdes, M Arsul.

Pada kegiatan ini, Hidayatullah Abbas mengatakan, bahwa banyak hal yang harus diketahui dalam pelaksanaan Program Inivasi Desa tersebut.

Sehingga semua kegiatan di desa bisa berjalan dengan baik dan benar.

"Karena alasan utama lahirnya Program Inovasi Desa ialah, karena pemerintah pusat ingin mendorong pemanfaatan dana desa lebih berkualitas lagi. Itu sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," kata  Hidayatullah, Rabu (2/10/2019) siang.

Kunjungan Wisman Malaysia ke Sulsel Meningkat Drastis di Agustus 2019

Jangkau Aspirasi Milenial, Ashabul Kahfi Siapkan Layanan Aduan Online

Hari Batik Nasional, Wakil Wali Kota Parepare Bangga dengan Karya Budaya Bangsa Indonesia

"Utamanya bagaimana caranya kita bisa mengembangkan potensi yang ada, dan dimiliki oleh desa setempat," ucapnya.

Disebutkannya, bahwa dalam pengelolaan tugas dan fungsi pendamping desa sangat diperlukan, mulai dari perencanaan, pembangunan, pembinaan, dan Pemberdayaan.

Artinya, tugas pendamping desa adalah ikut serta dalam hal menggali potensi yang ada di desa, untuk dikembangkan menjadi sebuah Inovasi yang kreatif.

Sehingga bisa mempunyai nilai dan menunjang kesejahteraan bagi masyarakat desa dan desa.

"Makanya rakor seperti ini sangat perlu diikuti dengan tujuan agar lebih meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang pengelolaan PID tersebut," kata dia.

Laporan wartawan TribunSidrap.com, Darullah, @uull_darullah.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved