Kisah Pilu Perantau Asal Takalar di Wamena Dikejar Massa Hingga Putranya Nyaris Terkena Panah

Keduanya kini telah berada ke kampung halamannya, di Desa Bontolanra Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar, sejak Kamis (26/9/2019) lalu.

Kisah Pilu Perantau Asal Takalar di Wamena Dikejar Massa Hingga Putranya Nyaris Terkena Panah
Dok. ACT
Syaiful Arifin (25) menggendong bayinya Khaeril (18 bulan) di rumah keluarganya di Kabupaten Takalar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Syaiful Arifin (25) dan putranya, Khairil (18 bulan) masih bisa selamat dari amukan warga Wamena.

Keduanya kini telah berada ke kampung halamannya, di Desa Bontolanra Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar, sejak Kamis (26/9/2019) lalu.

Warga Dusun Bonto Ramba Mandai Butuh Air Bersih: Kades Jangan Diam!

Fraksi Hanura Minta Eksekutif Lutim Prioritaskan Bantuan Mesin Katinting dan Rumput Laut ke Nelayan

Tim PKK Marioriawa Ikut Bantu TNI Suksekskan TMMD di Soppeng

14 Rekannya Dilantik, Ruben Sahabat Ayu Ting Ting Nolak Jadi Anggota DPR & Pengen Jadi Menteri Ini

Sulawesi Selatan Alami Deflasi di September 2019, Ini Penyebabnya

Syaiful Arifin dan putranya berhasil selamat dari amukan massa di Wamena Papua, Senin (23/9/2019).

Khairil bahkan nyaris terkena anak panah ketika digendong ayahnya berlari. Untungnya anak panah itu meleset.

" Saya lari dari kejaran massa. Anak kecil saya hampir dikenah panah," kenang Syaiful kepada Tribun Timur, Selasa (1/10/2019).

Syaiful bercerita, kerusuhan besar-besaran terjadi di Wamena Papua ketika itu. Mereka berlari meninggalkan kontrakan tempat tinggal.

Sementara istri Syaiful bersembunyi di kadang babi. Dia tinggal sang suami yang menyelamatkan diri.

Ketika itu, permukiman warga pendatang dibakar massa. Mobil ataupun motor tak luput dari aksi vandalisme.

Syaiful terus berlari menggendong putranya sejauh empat kilometer. Mereka melintasi hutan.

Syaiful lalu memutuskan bersembunyi ketika mendapati rumah penduduk lokal yang kosong.

Halaman
123
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved