Presiden Mahasiswa UIN Alauddin Makassar: Polisi Tidak Sesuai Protap

Junaedi menilai aksi unjuk rasa yang awalnya berlangsung damai direspon polisi dengan tindakan represif.

Presiden Mahasiswa UIN Alauddin Makassar: Polisi Tidak Sesuai Protap
muslimin emba/tribun-timur.com
Presiden Mahasiswa Univeristas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Junaedi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Junaedi, mengecam tindakan represif polisi saat mengawal aksi unjuk rasa di DPRD Sulsel, Selasa (24/9/2019) siang.

Menurutnya, pengawalan aksi unjukrasa oleh polisi tidak sesuai protap pengamanan.

 Junaedi menilai aksi unjuk rasa yang awalnya berlangsung damai direspon polisi dengan tindakan represif.

Baca: Demo Ricuh di Palopo, Motor dan Mobil Polisi Dirusak, Mahasiswa Luka-luka

"Awalnya kami dari UIN, Universitas 45, Unhas dan Stimik Dipanegara menggelar aksi damai dengan duduk di samping flyover sebelum kantor DPRD. Tapi tiba-tiba ada yang lempari kami dari arah atas fly over lalu polisi langsung tembakkan gas ari mata ke kami," kata Junaedi.

Tembakan gas air mata itu, lanjut Junaedi, membuat pengunjuk rasa berhamburan.

"Tembakannya tidak ke atas, tapi langsung ke arah kami yang duduk. Jadi kita semua terhambur, ada yang lari ke tol, ke (kampus) 45 dan ke (jalan) Pettarani," ujarnya.

Baca: BREAKING NEWS: Bentrok Mahasiswa Unismuh vs Warga, 1 Remaja Terkena Busur

Saat berhamburan, kata Junaedi, sejumlah mahasiswa ditangkap.

"Waktu dikejar kami tadi, beberapa teman kita dipukuli pakai pentungan. Bahkan saya juga diseret lalu diamankan ke atas mobil," jelasnya.

Junaedi bahkan membenarkan adanya video sejumlah oknum polisi yang mengejar mahasiswa di dalam masjid yang berlokasi tidak jauh dari DPRD Sulsel.

"Beberapa teman-teman di dalam masjid di belakang pengadilan, bahkan ada sementara salat itu ditangkapi," paparnya.

Halaman
1234
Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved