Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mahasiswa Kepung DPRD Sulsel, Legislator Baru Pulang Lewat Pintu Belakang

Unjuk rasa digelar di depan gedung DPRD Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakukkang, Kota Makassar, Selasa (24/09/2019).

Penulis: Hasan Basri | Editor: Sudirman
Hasan Basri/Tribun Timur
Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif berikan bunga kepada Kapolrestabes Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus berunjuk rasa, disela-sela pelantikan 83 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sulawesi Selatan.

Unjuk rasa digelar di depan gedung DPRD Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakukkang, Kota Makassar, Selasa (24/09/2019).

Aksi mahasiswa berlangsung mulai sekitar pukul 10.30 wita hingga sore hari.

AJI Makassar Kecam Tindak Kekerasan Polisi Kepada 3 Jurnalis

Ini Prediksi Pakar Jika Demo Terus Berlanjut

Diciduk Polisi, Ini Pelaku Spesialis Pencurian HP di Rumah Sakit Parepare

Aksi diwarnai bentrokan antara mahasiswa dengan petugas Kepolisian.

Kericuhan terjadi karena emosi lantaran tidak ditemui oleh Ketua DPRD Sulsel.

Akibatnya para mahasiswa mencoba menerobos masuk ke halaman gedung DPRD.

Mereka membongkar sejumlah pagar besi tembok gedung, dan mendorong pintu hingga mengalami kerusakan.

Ratusan polisi yang berjaga sejak pagi pun seketika langsung membubarkan aksi mahasiswa.

Tak terima dibubarkan mahasiswa melempari batu petugas dan dibalas dengan tembakan gas air mata.

Sementara anggota legislator baru yang terpilih pada periode 2019 - 2024, terpaksa lewat pintu belakang sebelum bentrokan terjadi.

Selain anggota DPRD baru, keluarga dan beberapa tamu undangan juga meninggalkan gedung DPRD Sulsel lewat pintu belakang.

BREAKING NEWS: Mahasiswa Unismuh dan Warga Bentrok di Jl Sultan Alauddin

Ini Cuitan Protes Tamara Bleszynski, Arie Kriting, Joko Anwar Terkait UU KPK, RKUHP & Sikap Jokowi

7 Fakta Manik Marganamahendra, Ketua BEM UI yang Viral Sebut Anggota DPR RI Penghianat Rakyat

Kecuali anggota DPRD lama yang masih terpilih.

Seperti Syaharuddin Alrif masih bertahan di gedung DPRD.

Syahar mengaku awalnya ingin segera menemui para pengunjuk rasa, namun tiba tiba ricuh.

Politisi NasDem baru bisa menemui peserta aksi setelah kericuhan pertama selesai pukul 15.30 wita.

Syahar menggelar pertemuan dengan perwakilan dari pimpinan lembaga kemahasiswaan, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved