VIDEO: Intip Suasana Gladi Bersih Pelantikan 85 Anggota DPRD Sulsel

VIDEO: Suasana Gladi Bersih Pelantikan 85 Anggota DPRD Sulsel di Gedung DPRD Sulsel Jl Urip Sumoharjo, Makassar

"Untuk pengamanan disesuaikan penugasan dari aparat keamanan," tuturnya.

Dilantik Lusa, Ini PR 85 Anggota DPRD Sulsel yang Baru

Masa jabatan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan periode 2014- 2019 sisa sehari lagi.

Penggantinya, 85 anggota DPRD periode 2019-2024 akan dilantik 24 September 2019 mendatang.

Dari 85 legislator terpilih itu banyak wajah baru yang menghiasi parlemen DPRD Sulsel.

Baca: Dipecat PDIP, Novianus Patanduk Tetap Ikut Gladi Pelantikan Anggota DPRD Sulsel

Berdasarkan data diperoleh tribun, ada delapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), dari 17 usulan program legislasi daerah (Prolegda) 2019 yang akan menjadi pekerjaan pertama legislator baru ini. 

Dari 17 item itu, delapan diantaranya diinisiasi DPRD dan 9 inisiasi Pemerintah

Ranperda yang semnatar dalam pembahasan dibahas yakni Ranperda tentang pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan, perlindungan dan pemberdayaan peternak, bantuan hukum bagi warga miskin.

Baca: Andi Ina Kartika Sari dan Syaharuddin Alrif Pimpin DPRD Sulsel

Lalu Ranpedar tentang perubahan daerah provinsi Sulsel nomor 5 2014 tentang penyertaan modal pemda, perubahan atas peraturan daerah provinsi sulsel nomor 3 tahun 2005 tentang Garis Sempadan Jalan

Ranperda tentang pengelolaan warisan budaya provinsi Sulsel, penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat dan tentang perlindungan potensi kelautan dan perikanan.

Menurut Sekretaris Dewan DPRD Sulsel M Jabir bahwa ranperda yang belum rampung akan ditindaklanjuti pada anggota DPRD baru.

Baca: Anggota DPRD Sulsel 2014-2019 Gagal Selesaikan Ranperda Hibah Lahan Masjid Al Markas

"Nanti ada agendanya ada penyerahan buku memoar sama catatan yang sudah diputuskan pimpinan DPRD untuk diserahkan ke pimpinan DPRD baru untuk dilanjutkan semua yang belum diselesaikan dprd lama," sebutnya.

Menurut Jabir dari 17 yang ditarget untuk dibahas menjadi perda, baru empat ramperda yang dinyatakan sudah rampung.

Itupun dari empat ranpeda, tiga diantaranya Propegda yang menyebrang pada 2018. Prolegda yang diusulkan 2019 yang sudah dibahas menjadi perda yakni,
perda tentang RPJMD Pemprov Sulsel 2019 -2024.

Sementara prolegda 2018 menjadi perda yakni tentang rencana Zonasi wilayah pesisir dan pulau pulau kecil Pemprov Sulsel 2019-2039

Perda tentang pengeloaan dan pemanfaatan air tanah dan Perda tentang perlindungan dan pengeloaan kawasan ekosiste esensial kars Maros- Pangkep

Sementara prolegda yang belum dibahas sama sekali atau disentuh oleh DPRD terdapat delapan Ranperda.

Diantaranya, ranpeda tentang pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan, Perlindungan dan pemberdayaan peternak, bantuan hukum bagi warga miskin.

Baca: Sah, Ini Pimpinan Sementara DPRD Sulsel

Tentang perubahan daerah provinsi Sulsel nomor 5 2014 tentang penyertaan modal pemda, perubahan atas peraturan daerah provinsi sulsel nomor 3 tahun 2005 tentang Garis Sempadan Jalan.

Pengelolaan warisan budaya provinsi Sulsel, penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat dan perlindungan potensi kelautan dan perikanan.

Selain Ranperda, anggota PRD Sulsel baru juga dinanti persoalan hak angket DPRD Sulsel terhadap Gubernur Nurdin Abdulah dan Wakilnya Andi Sudirman Sulaiman.

Andi Ina Kartika direkomendasi menjabat sebagai DPRD Sulsel sementara.
Andi Ina Kartika direkomendasi menjabat sebagai DPRD Sulsel sementara. (hasan/tribun-timur.com)

Beberapa hari lalu, pimpinan DPRD Sulsel telah menyerahkan draf rekomendasi kepada Depatermen Dalam Negeri (Depdagri) untuk ditindaklanjuti.

DPRD saat tinggal menunggu hasil tindaklanjut Mendagri. Bilamana hasilnya ditemukan ada pelanggaran, maka bisa saja DPRD mengeluarkan hak menyatakan pendapat.

Dipecat PDIP, Novianus Patanduk Tetap Ikut Gladi Pelantikan Anggota DPRD Sulsel

Novianus YL Patanduk mengikuti gladi bersih pelantikan anggota DPRD Sulsel periode 2019-2024, Minggu (22/9/19) pagi.

Pelantikan akan dilaksanakan Selasa (24/9/19) pagi.

Diberitakan sebelumnya, Novianus terancam takkan menikmati status sebagai anggota DPRD Sulsel karena telah dipecat oleh partainya, PDIP, beberapa pekan lalu. 

Baca: Sudah Dipecat dari Partai, Sekwan Tetap Akan Undang Novianus untuk Dilantik.

Novianus masih berjuang agar keputusan partai tersebut dibatalkan.

"Saya sangat besyukur karena masih diberikan kesempatan untuk bisa menghadiri undangan gladi bersih," kata pria asal Toraja ini usai gladi di ruang paripurna DPRD Sulsel.

"Saya berharap partai PDIP tetap memberikan saya ruang dan waktu agar bisa menjalankan amanah yang diberikan oleh rakyat kepada saya," tambah caleg terpilih Daerah Pemilihan (Dapil) II Sulsel meliputi Kecamatan Panakkukang, Manggala, Tamalate, dan Biringkanayya ini.

Baca: Sekjen PMTI Sebut Ada Kesewenangan Partai Begal Kursi Novianus YL Jelang Pelantikan DPRD Sulsel

Dia juga berharap, pimpinan partai PDIP di Sulsel maupun di DPP bisa menyikapi masalahnya sesuai aturan.

"Saya berharap ibu ketua umum (PDIP-Megawati) dan jajaran pusat untuk bisa melihat dan mempertimbangkam kembali SK pemberhentian (sebagai kader PDIP) saya," ujarnya.

Mengenai masalah dana saksi yang dipersoalkan pengurus PDIP, yang menjadi alasan pemecatannya, Novianus mengaku tidak membayar sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Baca: Partai Minta Novianus Tak Dilantik jadi Anggota DPRD, Ini Penjelasan KPU Sulsel

"Kita di PDIP, namanya dana gotong royong, itu kami tidak membayar sesuai waktu yang telah ditentukan. Memang secara logika bahwa pembayaran dana gotong royong tidak sesuai batas waktu ditentukan," ujarnya.

Novianus baru melalukan pembayaran dana gotong royong setelah proses pemilihan.

Namun saat itu ditolak dengan alasan sudah terlambat.

"Saat itu saya fokus bagaimana dapat meraih suara. Setelah pemilihan baru saya mencoba mencari dana ke teman-teman dan ada terkumpul sedikit untuk saya berikan. Namun pada saat itu partai bilang lambat," ujarnya.

Baca: Ini Alasan PDIP Pecat Novianus Jelang Pelantikan Anggota DPRD Sulsel Terpilih

Adapun dana gotong royong yang harus dibayar, katanya, senilai Rp 20 juta.

"Inilah saya harapkan bahwa bagaimana kebijakan bisa ditinjau lagi," harapnya.

Novianus menceritakan, modalnya sangat pas-pasan mengikuti Pileg 2019. Hanya sekitar Rp 30 sampai Rp 35 juta.

Gladi pelantikan anggota DPRD Sulsel
Gladi pelantikan anggota DPRD Sulsel (Hasan Basri)

"Modal saya betul-betul hanya datang ke rumah-rumah (untuk mencari dukungan)," tuturnya.

Novianus mengatakan belum berencana melakukan perlawanan atau mengambil jalur hukum atas pemecatannya.

Dia memilih mengambil langkah persuasif dan berharap pengurus partai kembali mempertimbangkan SK pemberhentian tersebut.

"Untuk sementara tetap persuasif terhadap partai. Saya sangat yakin bahwa partai bisa melihat kondisi yang ada. Saya sudah komunikasi ke DPP. Tapi belum ada respon dan tanggapan resmi," paparnya.

Baca: Ketua Bidang Kehormatan PDIP Sulsel Benarkan Caleg Terpilih PDIP Novianus Dipecat

 

Ketua Bidang Kehormatan PDIP Sulsel Benarkan Caleg Terpilih PDIP Novianus Dipecat

Ketua Bidang Kehormatan Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Sulawesi Selatan (DPD DDIP Sulsel) Andi Ansari Mangkona, memastikan Novianus YL Patanduk dipecat.

"Bukan lagi sementara berproses pemecatannya di partai, tapi memang yang bersangkutan sudah dipecat," tegas Ansari kepada Tribun, Senin (16/9/2019).

Novianus adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) terpilih.

Lucinta Luna Tak Mau Lagi Datang ke Pesbukers, Fans Raffi Ahmad Ngamuk Gegara Omongannya Kayak Gini

Sosok Almarhum AGH Yunus Shamad di Mata Azhar Arsyad

VIDEO; Ratusan Anggota DPRD PKS se Sulsel Ikuti Pembekalan di Hotel Claro Makassar

Novianus YL Patanduk, dipecat jelang pelantikan, Selasa (24/9/2019) mendatang.

"Surat pemecatannya sudah keluar, sudah ada dari DPP. Sudah berproses pergantiannya di KPU Sulsel," jelas Ansari.

Novianus adalah Calon Anggota Legislatif (Caleg) Sulsel terpilih periode 2019-2024 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Novianus maju bertarung pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 lalu melalui Daerah Pemilihan (Dapil) II Sulsel.

Jadwal Pekan Perdana Liga Champions, Laga Berlangsung Live di TV

3 LINK Live Streaming TV Online RCTI Timnas U16 Indonesia vs Filipina, Tonton di HP Tanpa Buffer

RAMALAN ZODIAK CINTA Selasa 17 September 2019 Pisces Jangan Selingkuh & Gemini Percaya Pasangan

Dapil II meliputi Kecamatan Panakkukang, Manggala, Tamalate, dan Biringkanaya.

Novianus terpilih setelah mengontrol 4.305 suara.

Adapun jumlah suara partai besutan Megawati Soekarnoputri di dapil ini 21.997 suara.

Perolehan suara itu mengantar satu kadernya melenggang ke Parlemen Sulsel. Dia adalah Novianus.

Laporan Wartawan tribuntimur.com / Abdul Azis Alimuddin

Baca: Kronologi Bos Narkoba Ditembak Mati depan Istri, Sempat Kejar-kejaran Polisi Mobil Terjun ke Parit

Baca: Syahrul Yasin Limpo Calon Mertua Eks Kapolrestabes Kombes Irwan Anwar, Andi Tenri Natassa Dilamar

Baca: Hasil Liga Inggris - Liverpool Atasi Chelsea, Arsenal Dramatis 10 Pemain. Lihat Video Cuplikan Gol!

Baca: Mulai Hari Ini, Urus Baru dan Perpanjang SIM Pemohon Sudah Dapat Smart SIM

Baca: Tak Lazim, Mobil VW Beetle Ini Jadi Perhatian Tamu Hotel Grand Candi di Semarang

Baca: Suami Baru 5 Hari Meninggal, Wanita Ini Sudah Undang Lelaki Lain ke Rumahnya, Digerebek Deh!

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Baca: Empat Kuliner Kekinian di Makassar dan Tempat Pemesanannya, Rugi Kalau tidak Mencobanya

Baca: PT Antam Tbk Cari Lulusan S1, Ini Cara Daftar

Baca: VIDEO: Di New York, Menkes Sebut Perhatian Dunia Sangat Besar Terhadap Isu Kesehatan Indonesia

Baca: Ikuti Agenda Padat Sidang Umum PBB, Begini Cara JK Jaga Kebugaran

Baca: Rekap Hasil Final China Open 2019 - The Minions Juara, Anthony Ginting?

Baca: Simak 7 Seri SUN yang Bakal Dilelang 24 September 2019, Diprediksi Ramai

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved