WCD Dianggap Seremonial, Ini Hal Lebih Penting Bagi Wabup Majene
Aksi bersih-bersih sampah dalam rangka memperingati World Clean up Day (WCD) 2019.
Penulis: edyatma jawi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Wakil Bupati Majene Lukman, ikut membersihkan sampah di Lapangan Tamo, Kelurahan Baurung, Kecamatan Banggae Timur, Sabtu (21/9/2019).
Aksi bersih-bersih sampah dalam rangka memperingati World Clean up Day (WCD) 2019.
Berbekal sapu lidi dan sarung tangan, orang nomor dua di Majene ini berbaur dengan masyarakat membersihkan sampah di daerah tersebut.
Dekan FTI UMI Zakir Sabara H Wata Terima Anugerah Pendidikan Indonesia 2019 dari IGI
Personel Polres Wajo Bedah Rumah Warga Miskin di Desa Ujung Pero
Paket Liburan ke Malaysia Paling Diburu di Booth Dewi Wisata, Harga Mulai Rp 6 Jutaan
Lukman juga membawa serta jajaran pemerintah daerah untuk bergabung bersama warga, anak-anak serta panitia WCD.
Lukman mendukung penuh pelaksanaan WCD atau hari membersihkan sedunia di Majene.
Meski begitu, Lukman menilai WCD sekedar kegiatan seremonial.
Persoalan sampah dianggap takkan selesai dengan kegiatan seperti itu.
"Semua ini adalah kegiatan seremonial. Pertanyaannya apakah persoalan sampah bisa selesai hari ini, jawabannya belum bisa," ujar Lukman.
Menurutnya, hal lebih penting yakni melakukan introspeksi untuk tidak mengotori bumi.
Sekaligus menghilangkan kebiasaan membuang sampah sembarang tempat.
DKP Luwu Utara Bakal Gelar Pemilihan Duta Pangan, Berikut Jadwal dan Syaratnya
Polres Pangkep Gelar Tes Kesamaptaan Jasmani, Bagaimana Hasilnya ?
Eero Markkanen Unggah Foto di Bandara, Apakah Balik ke Finlandia?
"Hari ini kita dikumpul supaya kita bisa melakukan introspeksi apakah kita bukan sebagai pelaku yang mengotori bumi ini, kalau ternyata kita adalah pelaku maka hari ini mari kita hentikan melakukan kebiasaan kebiasaan yang tidak bersahabat mengotori bumi kita," jelasnya.
Kata Lukman, Indonesia merupakan salah satu penghasil sampah terbesar di dunia.
Begitupun Majene yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Indonesia.
Tantangan paling berbahaya saat ini adalah sampah plastik.
Sampah yang sulit terurai itu kini mencemari laut dan bumi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/lukman-membersihkan-sampah-di-tamo-kelurahan-baurung.jpg)