VIDEO: Siswa Briton Makassar Suarakan Global Climate Strike
Long march dimulai dari Jl Lamaddukelleng dengan berjalan kaki menuju Monumen Mandala, Jl Jenderal Sudirman
Penulis: Wahyu Susanto | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Briton English Education Makassar menggelar long march untuk menyuarakan Global Climate Strike.
Aksi ini merupakan yang pertama kali digelar di Makassar dan melibatkan aktivis muda.
Long march dimulai dari Jl Lamaddukelleng dengan berjalan kaki menuju Monumen Mandala, Jl Jenderal Sudirman, Jumat (20/9/2019).
Baca: Briton Kembali Gelar The Cambridge Certificate Award Ceremony
Di Mandala, mereka menyuarakan aksi tersebut dihadapan pengguna jalan yang melintas.
Salah satu aktivis muda, Adinda Bisma mengatakan aksi ini digelar sebagai bentuk keprihatinan terhadap perubahan iklim yang terjadi.
Sehingga melalui aksi tersebut, pihaknya mencoba mendorong pemerintah agar lebih peduli terhadap lingkungan.
Baca: 500 Peserta Ramaikan TOEFL Akbar 2018 Briton English Education di Four Points
"Kita juga dorong masyarakat agar lebih sadar dan perduli terkait perubahan iklim. Jadi masyarakat bisa lebih sadar terhadap lingkungan," ucap Adinda Bisma, Jumat (20/9/2019).
Menurut Adinda, aksi ini sudah sering dilaksanakan di kota lain di Indonesia.
Sementara di Makassar, baru pertama kali dilaksanakan oleh Briton.
Baca: Britoners Visit Tribun Timur Diikuti 150 Siswa Young Learners
Namun Dinda mengaku aksi Ini sifatnya umum dan siapa saja boleh berpartisipasi.
Ia menambahkan, masyarakat bisa berpartisipasi dengan mulai melakukan hal-hal kecil.
Diantaranya tidak menggunakan plastik secara berlebihan dan tidak melakukan penebangan pohon secara sembarangan.
Baca: 2000 Peserta Bakal Ikuti TOEFL Akbar Briton di Unhas
Kemudian menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarang tempat.
"Aksi ini dilakukan setiap hari Jumat dan kita laksanakan setiap dua tahun sekali. Pesertanya banyak dari kalangan muda karena merekalah penerus dan akan hidup lebih lama," katanya.
Briton Kembali Gelar The Cambridge Certificate Award Ceremony
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Briton English Education menggelar The Cambridge Certificate Award Ceremony, di Hotel Swisbell In Makassar, Jl Boulevard, Makassar, Sulsel, Sabtu (4/5/2019).
The Cambridge Certificate Award Ceremony merupakan acara penyerahan sertifikat bagi para peserta ujian internasional dari Cambridge English Language Assessment yang bekerjasama dengan lembaga kursus yang berpusat di Kota Makassar tersebut.
“Seperti kita ketahui bahwa Briton tidak mengeluarkan sertifikat pribadi atau lokal, tapi karena kerjasamanya dengan Cambridge maka sertifikatnya dari Cambridge sendiri, sehingga karena itu setiap siswa yang ada di Briton wajib mengikuti internasional test,” kata Ketua Panitia Celebration of Success, Cambridge Award Ceremony, Rosmiati via rilis ke Tribun.
Baca: 500 Peserta Ramaikan TOEFL Akbar 2018 Briton English Education di Four Points
Baca: Sambut Ramadan, Hotel M Regency dan IFC Makassar Gelar Infashion
Sehingga kegiatan ini menjadi titik puncak bagi mereka yang belajar di Briton English Education.
“Jadi ini adalah graduation kepada siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dan telah mengikuti International Test di Briton,” ungkap perempuan yang lekat sapaan Ocha itu.
Pada kegiatan tersebut tercatat ada 120 yang di wisuda. Itu berasal dari semua tingkatan pendidikan.
"Ini dari semua level, mulai dari SD, SMP, SMA dan mahasiswa. Kita komplit di semua jenjang pendidikan,” tambahnya lagi.
Sekedar diketahui, Briton English Education adalah sekolah atau tempat kursus Bahasa Inggris berstandar internasional.
Baca: Pengurus IDI Pangkep Dilantik, Wabup Minta Beri Pelayanan ke DaerahTerpencil
"Briton sudah 20 tahun, jadi sudah cukup lama. Bisa dibilang lembaga kursus Bahasa Inggris yang sudah melegendaris, sebab bukan cuman di Makassar tapi ada di Sumatra, Medan, dan ada pula di papua," tutupnya.
Pihaknya berharap, ke depan mereka yang sudah mendapatkan sertifikat internasional ini mampu dimanfaatkan dengan baik. “Para siswa bisa menggunakannya untuk melajutkan ke jenjang yang lebih tinggi misalnya untuk sekolah keluar negeri dan lainnya,” katanya.
Sekadar diketahui, kegiatan seperti ini bukan kali pertama dilakukan Briton English Education, setiap tahunnya digelar hal serupa dengan jumlah ratusan peserta. (*)
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:
Follow juga Instagram Tribun Timur:
Briton Minta Pemerintah Support TOEFL Akbar 2018
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Briton English Education akan menggelar TOEFL Akbar 2018 di Hotel Four Point, Jl Andi Jemma, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (13/10/2018).
Tujuannya untuk mengedukasi pentingnya masyarakat Makassar memperdalam skill bahasa Inggris. Serta mendapatkan score TOEFL dengan harga terjangkau agar lebih siap menghadapi tantangan global.
Hal tersebut diungkapkan Area Manager Briton Makassar, Ischaidar.
"Lemahnya skill bahasa Inggris para pencari kerja sehingga jumlah pengangguran semakin meningkat, padahal kita tahu di mana-mana jika ingin bekerja salah satu hal yang penting ialah punya skill itu atau paling tidak memiliki sertifikat TOEFL," katanya di sela-sela audiensi di ruang kerja Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provonsi Sulawesi Selatan pada tribun-timur.com, Senin (8/10/2018).
Ischaidar mengungkapkan, sertifikat TOEFL merupakan salah satu persyaratan kerja yang harus dipenuhi baik lingkup swasta ataupun CPNS.
"Tingginya kebutuhan sertifilat TOEFL, menyebabkan marak juga beredar sertifikat palsu. Maka dari itu melalui event ini kita ingin mengkampanyekan pentingnya bahasa Inggris sejak dini agar hal tersebut tidak menjadi marak di Makassar," jelasnya.
Menurut Isdar hal ini membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah, agar sama-sama mengkampanyekan hal ini kepada masyarakat Makassar dan sekitarnya.
"Intinya mari kita sama-sama sukseskan acara ini, sehingga para criminal toefl tidak eksis lagi," tuturnya.
Sementara Sekretaris Disnaker dan Transmigrasi Provinsi Sulsel, A Ashari mengatakan, event ini harus disukseskan dan didukung penuh pemerintah.
"Mari sukseskan acara TOEFL Akbar 2018 Briton English Education. Jadilah diri sendiri dan tingkatkan terus kemampuan bahasa Inggris Anda, stop kriminal TOEFL," katanya.
Turut hadir di acara audiensi ini Kepala Bagian Umum Disnaker dan transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan Idris, Ketua Panitia TOEFL Akbar 2018 Muhamad Akram dan pihak Briton lainnya. (*)