TribunWiki
Sistem Pembelajaran Kolaboratif, Yuk Mengenal Dr M Yahya Mustafa! Jurnalis yang Kini Dosen Unismuh
Sistem pembelajaran diinisiasi Dr M Yahya Mustafa MSi yang saat itu merupakan dosen FISIP Unsa dan Dr Nurlina Subair MSi dosen Unismuh
Penulis: Alfian | Editor: Arif Fuddin Usman
Sistem Pembelajaran Kolaboratif, Yuk Mengenal Dr M Yahya Mustafa! Jurnalis yang Kini Dosen Unismuh
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mungkin bukan yang pertama, namun sistem pembelajaran kolaboratif dilakukan antara Prodi Sosiologi Unismuh Makassar dan Sosiologi Universitas Sawerigading (Unsa) Makassar, beberapa waktu lalu.
Ya, dua prodi dari dua kampus berbeda tersebut melangsungkan pembelajaran bersama. Sistem ini tentu lebih efisien dan bisa menggali lebih banyak ilmu pengetahuan karena melibatkan dua kelas mahasiswa dan dosen berbeda.
Sistem pembelajaran diinisiasi Dr M Yahya Mustafa MSi yang saat itu merupakan dosen FISIP Universitas Sawerigading dan dosen sosiologi Unismuh Makassar Dr Nurlina Subair MSi.
Baca: Jadwal Liga Inggris Pekan 6 - Man City & Man United Live TVRI, Ada Big Match Chelsea vs Liverpool
Baca: Puisi Romantis Fahri Skroepp Membuatnya Viral di Facebook, Keluarganya Bongkar Sosok Bocah Pujangga
Nah, berbincang soal terobosan metode pembelajaran kolaboratif, Yahya Mustafa memberikan pejelasan bahwa hal itu didasarkan untuk membuat kelas belajar semakin atraktif atau menarik.
"Sistem pembelajaran dengan pelibatan institusi lain, tentu akan memicu mahasiswa tertantang bersaing," ujarnya.
"Terutama membuat mahasiswa semakin aktif dalam kelas dan menggali informasi lebih banyak dengan kuliah itu sendiri," ujarnya.
Kini, Yahya Mustafa kerap menerapkan sistem pembelajaran itu dalam kelas dan mata kuliah yang diajar sekaligus diampunya.
Dengan metode itu, Yahya Mustafa yakin, tingkat pemahaman mahasiswa juga akan semakin besar.
Berbeda jika hanya dengan sistem materi dari dosen terus-menerus.
Baca: VIRAL Video Detik-detik Mbah Pani di Jawa Tengah Keluar dari Makam, 5 Hari Dikubur Layaknya Jenazah
Baca: Begini Kota Paling Berbahaya di Dunia, Berbatasan Indonesia Hotel pun Mirip Penjara, Simak Ceritanya
"Cara itu benar-benar membuat sistem Student Centre Learning lebih berjalan. Tidak lagi terus-terusan terpusat dari dosen memberi materi ke mahasiswa," jelasnya.
Yahya Mustafa sendiri saat ini tercatat sebagai Dosen Tetap Yayasan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unismuh Makassar.
Ia juga kerap mengajar di kampus Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dan pembimbing di program magister sosiologi Universitas Negeri Makassar.
Mengenal Sosok Yahya Mustafa
Siapa sebenarnya sosok Dr Muhammad Yahya Mustafa MSi?
Ternyata sebelum menjadi tenaga pengajar, dia adalah wartawan politik di Harian Pedoman Rakyat Makassar. Ia menjadi jurnalis selama kurang lebih 14 tahun 1993-2007.
Yahya Mustafa beralih menjadi dosen di Universitas Sawerigading 2007, ketika koran tua Harian Pedoman Rakyat ini tutup di tahun yang sama.

Tetapi sejak 20 Mei 2019 Yahya Mustafa pindah kampus untuk jadi Dosen Tetap Yayasan di Fisip Unismuh Makassar.
Yahya lahir di Kahu Bone bagian Selatan, 5 Oktober 1965 dari bapak, H Mustafa Akhmad (almarhum) dan ibu Hj Nurhaedah.
Riwayat pendidikannya tamat di SD Negeri 3 Cakkempong Sinjai 1977, SMP Negeri 1 Sinjai 1981 dan SMAN 277 Sinjai 1984.
Baca: Pertama Kali! Prodi Administrasi Negara FISIP Unsa Makassar Raih Akreditasi Nilai B dari BAN-PT
Baca: FISIP Unsa Makassar Diminta Jadi Konsultan Penulisan Narasi Isi Borang Online FE Unkrit Poso
Yahya adalah suami dari Dra Wasniati Saeni serta ayah dari, Fachrul Islami Yahya, S.Kom dan Widya Nurul Mutmainnah Yahya.
Saat masih remaja pernah menjadi santri pada Ponpes Darul Istiqamah Bongki Sinjai tahun 1979-1984.
Lalu menempuh pendidikan S1 di Ilmu Politik FISIP Unhas 1989. Magister Komunikasi Massa PPs-Unhas 2004, dan Doktor Sosiologi Politik di PPs-UNM 2016.
Dia menulis penelitian disertasi dengan judul, Involusi Politik (Studi Partai Persatuan Pembangunan pada Pemilu Legislatif Era Reformasi di Provinsi Sulawesi Selatan).
Yahya Mustafa juga aktif menulis opini untuk harian Tribun Timur bahkan juga anggota diskusi Forum Dosen Tribun.
Pengalaman Organisasi
Kiprahnya di organisasi dimulai saat jadi Pengurus Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Himapol) Fisip Unhas 1984-1985. Lalu Pengurus BPM Fisip Unhas 1985-1986.
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fisip Unhas 1986. BKPRMI Sulsel; Tapak Suci Pemuda Muhammadiyah; Pemuda Muhammadiyah Wilayah Sulsel 2002-2006.
Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Wilayah Sulsel 2010-2015.

Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Daerah Muhammadiyah Makassar 2015-2020.
Humas Wilayah Persatuan Umat Islam (PUI) Sulsel 2006-2011.
Himpunan Masyarakat Sinjai (Himas) Kerukunan Keluarga Bone (KKB), Pengurus HIPIIS Sulsel 2014-2017.
Pengurus APTISI Wilayah IX-A Sulawesi. Wakil Sekretaris Dewan Pakar ICMI Sulsel.
Pengurus IKA Fisip Unhas. Pengurus Pusat IKA UNM/IKIP Makassar.
Pengalaman Kerja
Wartawan Mingguan Bina Baru (sekarang Berita Kota Makassar) 1986-1992. Magang di Harian Suara Karya Perwakilan Makassar 1992.
Wartawan politik Harian Pedoman Rakyat Makassar 1993-2007.
Wakil Dekan Fisip Unsa 2012-2016. Dekan Fisip Unsa Makassar 2016-2019.
Selama jadi dekan di Fisip Unsa Makassar bersama tim kerja di kampus itu, mempertahankan nilai akreditasi B prodi S1 Sosiologi dan meraih nilai B Prodi S1 Ilmu Administrasi Negara, setelah selama 17 tahun dengan nilai C.
Dosen Luar Biasa di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar; UMI Makassar; PPs-STIK Tamalatea Makassar. Dosen Pembimbing dan Penguji di PPs-UNM.
Pembantu Humas Kopertis Wilayah IX Sulawesi. Penyunting Pelaksana, Jurnal Sosiologi Dialektika Kontemporer PPs-UNM; Ketua Dewan Redaksi Jurnal Hipotesis Unsa Makassar;
Editor Jurnal Ilmu Komunikasi Stimuli, Prodi Komunikasi UMI Makassar. Managing Editor Jurnal Sosio Sains LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi.
Redaktur Pelaksana Majalah Cerdas diterbitkan Kopertis Wilayah IX Sulawesi. Pemimpin Redaksi Warta Sawerigading Makassar.
Konsultan Redaksi, Tabloid Mega Rezky Makassar, Majalah Pendidikan STIKES IST Buton; Tabloid Dinamika diterbitkan Bappeda Kolaka Utara.
Perintis dan pendiri Portal Inipasti.com. Reporter di Portal Rakyatbersatu.com. Kontributor pada portal Haluanews.com.
Perintis dan pendiri portal kampus, unsamakassar.ac.id. Perintis portal wartalldikti9.com.
Editor pada penerbit buku, Pustaka Refleksi Makassar (2002-2006). Direktur Penerbit Buku, Fahmis Pustaka Makassar (2006-sekarang).
Menulis buku; Sinjai 10 Tahun dalam Memori (2002). Jejak Pemekaran Kabupaten Kolaka Utara (2008). Natsir Said Pejuang Berjiwa Pendidik (2005).
Editor beberapa buku di antaranya; Siri dan Pesse Harga Diri Orang Bugis, Makassar, Mandar dan Toraja (2002); Andi Selle Konflik Jenderal Jusuf (2004).
Lalu buku Perkawinan Orang Selayar (2010); Sosiologi Arsitektural (2013). Penetrasi Kapitalisme Memarginalkan Komunitas Lokal (2014).
Kemudian Universitas Sawerigading di Pusaran Waktu (2014), Sosiologi Spasial Perkotaan (2015). (*)