Datangi Gedung DPRD Sulsel, Pengunjukrasa Minta RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Disahkan

Datangi Gedung DPRD Sulsel, Pengunjukrasa Minta RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Disahkan

Datangi Gedung DPRD Sulsel, Pengunjukrasa Minta RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Disahkan
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Puluhan mahasiswa yang menamakan diri Komite Sahkan RUU P-KS, berunjukrasa di gedung DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (17/9/2019) siang. 

Datangi Gedung DPRD Sulsel, Pengunjukrasa Minta RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Disahkan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Puluhan mahasiswa yang menamakan diri Komite Sahkan RUU P-KS, berunjukrasa di gedung DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (17/9/2019) siang.

Pengunjukrasa yang tergabung dalam sejumlah organisasi itu, hadir membawa sejumlah spanduk dan poster bertuliskan 'Penghapusan Kekerasan Seksual'.

Dalam orasinya, pengunjukrasa menilai RUU P-KS sangatlah urgent untuk ditetapkan sebagai Undang-undang.

Puluhan mahasiswa yang menamakan diri Komite Sahkan RUU P-KS, berunjukrasa di gedung DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (17/9/2019) siang.
Puluhan mahasiswa yang menamakan diri Komite Sahkan RUU P-KS, berunjukrasa di gedung DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (17/9/2019) siang. (TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA)

Hal itu seiring dengan meningkatkan kasus kekerasan seksual dan kekerasan terhadap perempuan di Indonesia.

Data yang dirangkum Komite Sahkan RUU P-KS menyebut, jumlah kasus kekerasan seksual pada Tahun 2017 meningkat 74 persen dari tahun sebelumnya (2016).

Begitu juga dengan jumlah kekerasan terhadap perempuan (KTP) pada tahun 2017 sebanyak 348.466. Jumlah tersebut naik drastis dari tahun sebelumnya (2016) yang hanya berjumlah 259.150 kasus.

Dari kasus-kasus itu, hanya sekitar 10 persen yang diadukan ke otoritas berwenang dan hanya 5 persen yang sampai ke meja hijau atau pengadilan.

"Persoalan kekerasan seksual dan kekerasan terhadap perempuan ini, merupakan hal urgent. Tapi kenapa DPR terkesang menutup mata dengan persoalan ini. Giliran Revisi UU KPK, para wakil rakyat yang terhormat semangat semua, ada apa," teriak seorang orator perempuan dalam orasinya.

Berikut tiga poin tuntutan pengunjukrasa yang dituangkan dalam lembaran pernyataan sikap:

1. Sahkan Rencangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasa Seksual (RUU P-KS)
2. Wujudkan pendidikan yang berprespektif kesetaraan, ciptakan kampus bebas dari kekerasa seksual.
3. Berikan keadilan terhadap korban kekerasan seksual di dunia kerja.

Unjukrasa yang sebelumnya juga berlangsung di bawah ply over itu berlangsung damai dengan pengawalan sejumlah aparat kepolisian.

Baca: Ujian Berat Darije, PSM Tanpa 3 Pilar Lawan Tira Persikabo. Bagaimana Kabar Klok dan Ezra Walian?

Baca: 5 Hal Terkait Ular Piton Hangus Akibat Kebakaran Hutan di Kalimantan, Mampu Tirukan Suara Mangsa

Baca: Tragis, Bule Kaya Raya Asal Inggris Mendadak Miskin Gegara Nikahi Gadis Indonesia, Rp 67 M Melayang

Baca: Cucu BJ Habibie Resmi Gabung Klub Liga 1 2019. Ayahnya Mantan CEO PSM Makassar

Baca: Senin Depan, PSM Makassar Seleksi Cewek Jago Main Bola Ikut Liga 1 Indonesia Putri 2019

Baca: Jadwal Liga Champions Nanti Malam: Inter, Barcelona, Chelsea dan Liverpool Main

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Baca: Banyak Netizen Penasaran, Akhirnya Thareq Kemal Putra BJ Habibie Ungkap Alasan Pakai Penutup Mata

Baca: Lowongan Kerja SMA SMK D3 S1 BUMN PT Pelni Terima Karyawan Besar-besaran, Cek Syarat, Daftar Online

Baca: Thareq Kemal Habibie Blak-blakan Kenapa Derita Glaukoma, Pakai Penutup Mata Bak Nick Fury Avengers

Baca: Duh! Demo di KPK, Demonstran Tak Tahu Tuntutan dan Nama Pimpinan KPK Didemo, Segini Uang Dibagikan

Baca: Siapa Ningsih Tinampi? Sosok di Balik Pengobatan Alternatif di Pasuruan, Jadi Video Viral di YouTube

Baca: Akhirnya Ketahuan Lokasi KKN di Desa Penari Versi Pria Berkaus Forum Budaya Purnama, Ada Makam

Baca: Harga, Spesifikasi, Realme 5, Vivo Z1 Pro, Oppo A9 2020, Samsung Galaxy A50s, Xiaomi Redmi Note 8

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved