Enam Daerah di Sulsel Segera Miliki Sensor Deteksi Gempa Bumi

Pengadaan alat deteksi gempa bekerjasama dengan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar.

Enam Daerah di Sulsel Segera Miliki Sensor Deteksi Gempa Bumi
Warham Yusni
Rapat koordinasi terkait pencegahan bencana 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan, akan menghadirkan alat deteksi gempa di Sulsel.

Pengadaan alat deteksi gempa bekerjasama dengan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar.

Kasi Pencegahan BPBD Sulsel, Warham Yusni mengatakan, ada enam daerah di Sulsel yang bakal dipasang alat deteksi gempa bumi, diantaranya Luwu Utara, Luwu Timur, Bone, Pinrang, Soppeng dan Wajo.

Asap TPA Antang Terasa Hingga ke Gowa, PKM Samata Bagikan Masker

Juara Lomba Foto, Kadis Kominfo Bantaeng Hadiahi Ini ke Keluarga

Lagi Sibuk Cari Lowongan Kerja? Simak 5 Tips Sukses Melamar Kerja Ini, Agar Lamaran Diterima

Alat itu dinamai Seismograf Broadband (sensor pemantauan gempa bumi).

Lanjut dia, pemasangan alat deteksi gempa bumi di Sulsel, atas tindak lanjut dari surat Gubernur Sulsel M Nurdin Abdullah kepada enam bupati didaerah yang dimaksud.

Menurutnya pemasangan alat deteksi ini menjadi perhatian Gubernur Nurdin Abdullah, pasca terjadinya musibah alam gempa dan tsunami, yang terjadi di Palu dan sekitarnya.

"Beliau (Gubernur), sudah Surati para bupati di enam daerah ini, Alhamdulillah mereka merespon," kata Warham, Senin (16/9/2019).

Sejauh ini, informasi yang dilaporkan ke BPBD Sulsel kata Warham, enam daerah telah menyiapkan lokasi untuk pemasangan alat deteksi ini.

Akhir 2019, Alat Deteksi Mulai Beroperasi

Saat ini, keseriusan pemerintah memasang alat deteksi gempa bumi di Sulsel rupanya tidak setengah-setengah.

Hal itu dibuktikan dengan tanggapnya enam daerah yang langsung menyiapkan lahan, untuk dipasang sensor gempa bumi.

PMG Muda, BBMKG Wilayah IV Makassar, Muhammad Imran mengatakan, setelah ada penyiapan lahan, BMKG langsung melakukan pembangunan shelter (tempat sensor).

Kemarau, Warga Kesulitan Air Bersih, Ini Yang Dilakukan BPBD Jeneponto

Badik Makassar Sambut Kapolda Baru Sulsel Irjen Guntur Laupe

"Saat ini kami sementara bangun sheltrnya. Insya Allah bulan 10 kami upayakan bangunannya sudah siap. Sehingga sensor segera di operasikan paling lambat Desember 2019 mendatang," katanya.

Untuk pemasangan sensor, BMKG menempatkan sesuai dengan titik koordinat atau wilayah potensi bencana.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved