Presiden PKS Harap Penjaringan Calon Kepala Daerah se-Sulsel Dipercepat
Menurut Sohibul usulan nama bakal calon kepala daerah yang dijaring harus masuk ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) mulai November 2019
Penulis: Hasan Basri | Editor: Imam Wahyudi
Menurutnya, ini adalah pembekalan memadai bagi alat kelengkapan dewan khusus kader PKS yang baru.
Sementara bagi yang sudah terpilih untuk kedua kalinya, tinggal pemantapan.
Kondisi Terkini Omid Nazari Usai Mendapat 9 Jahitan Akibat Bus Persib Bandung Dilempar Batu
Kunker ke Toraja, Kadis Pendidikan Sulsel Apresiasi Pengelolaan Taman di SMKN 1 Toraja
Live Streaming Persija Jakarta vs PSIS Semarang di Indosiar, Tamu On Fire Pelatih The Jack Terancam
Adapun materi pembekalan bagi kader terpilih yaitu, terkait tupoksi anggota legislatif.
Mereka harus memahami tupoksinya sehingga bisa menjalankan tugasnya dengan baik.
Selain itu, memberika pemahaman kepada mereka tentang visi dan misi partai berlambang bulan sabit dan padi tersebut.
Sehingga bisa dijadikan pegangan nantinya setelah duduk di kursi parlemen.
"Mereka juga dibekali pemahaman tentang ketatanegaraan dan wawasan kebangsaan;" sebutnya
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Pilkada Sulsel 2020, PKS Buka Penjaringan Awal Oktober
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan segera membuka penjaringan calon kepala daerah (Cakada) pada Pilkada 2020 mendatang.
"Secara struktur kan DPP sudah membentuk namanya TPP (Tim Penjaringan Pusat . Kemudian di wilayah ada namanya TP Wilayah dan tim penjaringan daerah. Jadi muaranya di TPP," kata Ketua Bappilu DPW PKS Sulsel Sri Rahmi.
Adapun mekanisme penjaringan, calon kepala daerah yang ingin mengendarai partai berlambang padi dan bulan sabit, tetap mendaftar di DPD masing masing daerah.
Tunggu Bupati dan Wabup, PDIP Luwu Utara Undur Batas Pengembalian Formulir
2 Pemain Bintang Persib Tak Diboyong ke Markas PS Tira Persikabo, Robert: Mental Febri Sedang Buruk
Tolak Kenaikan Tarif BPJS, Mahasiswa Hambur Batu di Jl Sultan Alauddin
Nama nama di DPD yang dijaring kemudian diserahkan kepada DPW untuk diteruskan ke DPP. Kandidat yang diusul minimal dua nama dengan melampirkan alasan penguatan yakni hasil surveinya.
"Itu kemudian yang menjadi pertimbangan untuk diputuskan dan ditetapkan DPP, siapa yang kandidat yang diberikan rekomendasi," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pres-conferen54.jpg)