Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PMII Makassar Bantah Antar None Daftar ke PDIP

Firman menambahkan, ada pun kader PMII yang hadir atau terlibat dalam tim pemenangan adik kandung Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo

Penulis: Abdul Azis | Editor: Imam Wahyudi
Dokumen Firman
Bendahara Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Makassar Firman 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bendahara Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Makassar, Firman membantah lembaganya ikut mengantar bakal calon Wali Kota Makassar Irman Yasin Limpo atau None ke Sekretariat DPC PDIP Makassar, Jl Serigala,Sabtu (14/9/2019) sekitar pukul 23.30 wita.

"Saya sampaikan bahwa PMII adalah lembaga yang independen. Secara kelembagaan, PMII dalam AD/ART tidak boleh dilibatkan dalam politik praktis," kata Firman kepada Tribun, Minggu (15/9/2019).

Baca: Sehari Pasca Dilantik, 5 Legislator Makassar Didatangi PMII

Firman menambahkan, ada pun kader PMII yang hadir atau terlibat dalam tim pemenangan adik kandung Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo tersebut, maka Firman memastikan itu merupakan keinginan kader sendiri, bukan atas nama lembaga.

"Itu adalah bentuk pribadi kader sendiri dan tidak mengatasnamakan lembaga," ungkap Firman.

Firman menambahkan, hak setiap kader dalam menentukan sikap secara individu untuk terlibat dalam tim pemenangan, tapi bukan secara kelembagaan.

Baca: Melepas Kepergian Kakak, Irman Yasin Limpo Tulis Puisi Lagi

Sebelumnya, Irman Yasin Limpo resmi mengembalikan formulir di Sekretariat DPC PDIP Makassar, Sabtu (14/9/2019) sekitar pukul 23.00 wita.

Irman Yasin Limpo mendaftar sebagai Bakal Calon (Balon) Wali Kota Makassar pada Pemilhan Wali Kota Pilwalkot) Makassar 2020 mendatang.

Irman Yasin Limpo diantar langsung oleh ratusan masyarakat Makassar yang tergabung dalam sejumlah elemen masyarakat, diantaranya rombongan ketua RT-RW Kota Makassar, Kerabat None, Adhyaksa Supporting, FKPPI, GMNI, FKPSM dan PMII.

Baca: Aliyah, None, Appi, Danny, Ical Daftar di PDIP, Siapa Jagoan Anda di Pilwali Makassar ?

Dikantor PDIP Makassar rombongan None di terima langsung oleh Ketua DPC PDIP Makassar, Andi Syuhada Sappaile dan Ketua Penjaringan Bakal Calon Wali Kota Raizul Djaiz.

Raizul Djais dalam sambutannya mengatakan, DPC PDIP Makassar hanya pada tahap proses penjaringan.

Semua berkas yang memenuhi syarat akan dilimpahkan ke DPD, dan kemudian berlanjut ke DPP partai.

Irman Yasin Limpo resmi mengembalikan formulir, di Sekretariat DPC PDIP Makassar, Jl Serigala, Makassar, Sabtu (14/9/2019) pukul 23.00.
Irman Yasin Limpo resmi mengembalikan formulir, di Sekretariat DPC PDIP Makassar, Jl Serigala, Makassar, Sabtu (14/9/2019) pukul 23.00. (Muh Hasim Arfah)

"Jadi di DPC itu hanya melakukan penjaringan, proses selanjutnya akan diserahkan ke DPD dan DPP partai,"kata Raizul Djaiz.

Sementara itu None, mengaku bangga bisa menjadi bagian tak terpisahkan dari PDIP Makassar.

"Saya lama berpikir apakah ada ruang di PDIP bagi kami, dan kami yakin dan percaya bahwa PDIP sebagai partai demokrasi tentunya akan menghasilkan keputusan demokrasi juga,"kata Irman Yasin Limpo.

Aliyah, None, Appi, Danny, Ical Daftar di PDIP, Siapa Jagoan Anda di Pilwali Makassar?

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Istri Wali Kota Makassar periode 2004-2014 Ilham Arief Sirajuddin (IAS), Aliyah Mustika Ilham, ikut mendaftar di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Makassar, Sabtu (14/9/2019) malam.

Aliyah mendaftar sebagai Bakal Calon (Balon) wali kota Makassar.

Selain Aliyah Mustika Ilham, adik kandung Gubernur Sulsel periode 2008-2018 Syahrul Yasin Limpo (SYL), Irman Yasin Limpo (None) juga telah mengembalikan formulir pendaftarannya di PDIP di malam yang sama.

Mau Nikmati Akhir Pekan di Bone ? Intip Dulu Prakiraan Cuacanya

Kabar Buruk Jelang Hadapi PSIS Semarang, Persija Dikabarkan Krisis Pemain Belakang

Inilah 16 Bakal Calon Wali Kota Makassar Usungan PDIP di Pilwali 2020

Sementara anak menantu pendiri Bosowa Grup Aksa Mahmud, Munafri Arifuddin atau Appi, lebih awal mengembalikan formulirnya, Jumat (13/9/2019) kemarin.

Demikian halnya dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar periode 2014-2019 Ramdhan Pomanto dan Syamsu Rizal MI.

Sementara adik Ipar Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Taufiq Fakhruddin, urung mengembalikan formulir pendaftarannya di partai besutan Megawati Soekarnoputri itu.

Nama lain, seperti Andi Yagkin Padjalangi, Alimuddin, Sukriansyah S Latief, dr Taufiqqul Hidayat Ande Latif, Andi Bashar, dr Fadli Ananda, Syarifuddin Dg Punna, Muhammad Ismak, Andi Mustaman, Rivaldi dan Julianty Noer juga telah mengembalikan formulir pendaftarannya di PDIP.

Melihat yang mendaftar di PDIP, IAS dan SYL akan 'berhadap-hadapan' lagi di Pilwali Makassar atau sebaliknya.

"Kalau cuma 02 mending Aliyah tidak maju," kata IAS belum lama ini.

Demikian halnya dengan None yang tidak maju sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Makassar pada Pilwali serentak 2020 nanti.

"Semua yang mendaftar sebagai calon wali kota, bukan wakil wali kota," tegas Ketua Bappilu PDIP Makassar Raisul Jaiz kepada Tribun, Minggu (15/9/2019).

Akhir Pekan, Prakiraan Cuaca Sulbar Cerah Berawan

Minggu Pagi, Mamasa Kembali Diguncang Gempa

Fakultas Teknik Unhas Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat Gowa

"Saya akan mewakafkan diri untuk PDIP dan berkontribusi positif untuk kehidupan masyarakat khusunya di Makassar. Kita harus tumbuh bersama bersaing bersama dengan nilai-nilai positif," kata None, Sabtu (14/9/2019) malam.

None bukanlah pendatang baru di Pilwali Makassar.

Pada Pilwali 2014, None maju bertarung namun kalah, None berpasangan Busrah Abdullah.

Irman Yasin Limpo-Busrah Abdullah kalah dari jagoan IAS kala itu.

Mohammad Ramdhan Pomanto-Syamsu Rizal Marzuki Ibrahim. Hasil Pilwali 2014, None-Busrah berada di posisi runnerup meski None dan Busrah baru bergerak didetik-detik trakhir.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Adnan IYL dan Darmawangsyah Muin Tak Kembalikan Formulir ke PDIP Gowa

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Gowa, telah melakukan penjaringan bakal calon kepada daerah.

Tercatat ada lima pendaftar yang mengambil formulir di Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Gowa.

Namun tiga diantaranya belum mengembalikan formulir pendaftaran hingga batas akhir pengembalian tingkat DPC, Sabtu (14/9/2019) kemarin.

PDIP Maros Terima 18 Balon Bupati, Enam Orang Anggota DPRD Ikut Mendaftar

Sinjai Utara Koleksi 28 Emas, Sinjai Selatan 26 Emas di Porkab Sinjai ke IV

CitraLand Tallasa City Gelar Open House Topping Off Ruko

Adnan Purichta Ichsan maupun Darmawangsyah Muin, merupakan bakal calon yang belum mengembalikan formulir pendaftaran.

"DPC tidak lagi menerima pengembalian formulir. Setelahnya jadi kewenangan DPD PDIP Sulsel," kata Sekretaris DPC PDIP Gowa, M Yusri Abadi kepada Tribun, Minggu (15/9/2019).

Darmawangsyah mengambil formulir pendaftaran pada Selasa (10/9/2019) lalu. Ia diwakili oleh sejumlah kader Partai Gerindra Gowa.

Sementara tim Adnan Purichta Ichsan selaku Bupati Petahana mengambil formulir pendaftaran pada Sabtu (14/9/2019) sore kemarin.

Putra mendiang Ichsan Yasin Limpo ini diwakili oleh Rahmansyah, bersama dua orang anggota tim lainnya.

"Pak Adnan keluar daerah, jadi wakili tiga orang. Salah satunya Pak Rahmansyah," imbuh Yusri.

Partai besutan Megawati Soekarnoputri ini, memiliki modal dua kursi untuk Pilkada Gowa 2020 nanti.

Syarat pengusungan pasangan calon minimal 9 kursi.

Artinya PDIP mesti berkoalisi dengan partai lain untuk menggenapi syarat 9 kursi tersebut.

Meski demikian, DPC PDIP Gowa tetap sesumbar menghadapi kontestasi Pilkada Gowa 2020.

Tak Terurus, Lihat Joroknya Bangunan Villa Bambapuang Enrekang

BPJS Ketenagakerjaan Beri Santunan kepada Pekerja Sektor Jasa Konstruksi

Hotman Paris Serang Farhat Abbas, Bongkar Harga Baju yang Dikenakan Beda Kaos Kaki Nikita Mirzani

Ketua DPC PDIP Gowa Andi Hikmawati Andi Kumala Idjo, mengklaim partainya tak pernah kalah dalam tiga kontestasi Pilkada Gowa sebelumnya.

Mulai dari Pilkada Gowa 2005, Pilkada Gowa 2010, hingga mendukung pasangan independen Adnan-Kio pada Pilkada Gowa 2015.

"Jadi PDI Perjuangan tidak pernah kalah dalam tiga kali perhelatan Pilkada Gowa. Ini bekal kita," kata Hikmawati, kepada Tribun Timur, Jumat (6/9/2019) lalu.

Ketua Bappilu Gerindra Gowa, Muh Idris Rate mengatakan, Darmawangsyah Muin masih di luar daerah. Oleh karena itu, Legislator DPRD Sulsel itu belum mengembalikan formulir.

Darmawangsyah Muin disebutkan mencari momentum yang tepat untuk pengembalian formulir pendaftaran ke DPD PDIP Sulsel.

"Pak ketua perjalanan dinas keluar provinsi. Kita akan cari waktu yang tepat," kata Idris Rate.

Sementara itu, Adnan Purichta Ichsan melalui Rahmansyah disebutkan ingin membangun suasana ketenangan dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.

Untuk itu, orang nomor satu Pemkab Gowa ini belum mengembalikan formulir pendaftaran.

"Beliau mau bangun suasana ketenangan dalam pemerintahan," singkat Rahmansyah kepada Tribun.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved