Inilah 16 Bakal Calon Wali Kota Makassar Usungan PDIP di Pilwali 2020

Mereka Andi Yagkin Padjalangi, Alimuddin, Syamsu Rizal Marzuki Ibrahim, Sukriansyah S Latief, dr Taufiqqul Hidayat Ande Latif, Munafri Arifuddin

Inilah 16 Bakal Calon Wali Kota Makassar Usungan PDIP di Pilwali 2020
Abdul Azis
Ketua DPC PDIP Makassar, Andi Suhada Sappaile (dua kiri) di dampingi sejumlah pengurusnya memberikan keterangan pers di Sekretariat DPC PDIP Makassar, Jl Serigala, Kota Makassar, Kamis (5/9/2019) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Sebanyak 16 dari 22 Bakal Calon (Balon) Wali Kota Makassar, mengembalikan formulir pendaftaran di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Mereka Andi Yagkin Padjalangi, Alimuddin, Syamsu Rizal Marzuki Ibrahim, Sukriansyah S Latief, dr Taufiqqul Hidayat Ande Latif, Munafri Arifuddin, Moh Ramdhan Pomanto, dan Andi Bashar.

Kemudian dr Fadli Ananda, Syarifuddin Dg Punna, Muhammad Ismak, Andi Mustaman, Irman Yasin Limpo, Julianty Noer, Rivaldi, dan Aliyah Mustika Ilham.

Lowongan Kerja BUMN PT PLN, PT Industri Kereta Api, Telkom Group, Perum Perumnas, Link Daftar Online

Akhir Pekan, Prakiraan Cuaca Sulbar Cerah Berawan

Minggu Pagi, Mamasa Kembali Diguncang Gempa

Sementara figur yang tidak mengembalikan formulir pendaftarannya adalah, Iqbal Djalil, Jabal Nur, Andry Suryana Arief Bulu, Abdul Rachmat Noer, Haris Yasin limpo, Taufiq Fakhruddin, dan Busrah Abdullah.

"Sejak dibuka pendaftaran sampai dengan batas pengembalian formulir, hanya 16 orang yang kembalikan formulirnya, itu saja yang kami proses dalam rapat pleno nanti," tegas Ketua Tim Penjaringan Deks Pilkada PDIP Makassar, Raisul Jaiz kepada Tribun, Minggu (15/9/2019) dini hari.

Ketua Bappilu DPC PDIP Kota Makassar ini memastikan, mereka yang tidak mengembalikan formulir pendaftaran hingga batas waktu yang telah ditentukan, pukul 23.59 wita dinyatakan mengundurkan diri.

PDIP sudah membuka pendaftaran sejak 2 September dan berakhir Sabtu (14/9), pukul 23.59 wita, kemarin malam.

"Jadi 22 ambil formulir dan 16 kembalikan, tujuhnya tidak. Kenapa 22, bukan 23 orang? Karena Rivaldi punya catatan khusus. Rivaldi mengambil formulir atas nama Jabal Nur, mengembalikan atas namanya sendiri," kata Jaiz.

Usai Ajukan Pengunduran Diri dari ASN, Anak Mantan Bupati Mamuju Mendaftar di PDIP

Mau Liburan ke Barru ? Yuk Intip Dulu Prakiraan Cuacanya Hari Ini

Modus Jaga Durian, Pria Berusia 20 Tahun di Mamuju Tengah Rudapaksa Anak 8 Tahun

Jaiz menjelaskan, sebelum 16 nama-nama bakal calon wali kota dikirim ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sulsel untuk dilakukan proses lebih lanjut, uji kelayakan dan kepatutan, maka tim penjaringan akan melakukan rapat pleno.

"Kami akan rapat pleno dulu sebelum berkas diserahkan ke DPD. Jadi tergantung hasil rapat pleno," ungkap Jaiz menanggapi apakah semua bakal calon yang menyerahkan formulir pendaftaran ke PDIP Makassar dikirim ke DPD PDIP Sulsel atau tidak.(zis)

Halaman
123
Penulis: Abdul Azis
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved