Era Digital, Bank Kini Ogah Tambah Mesin ATM dan EDC, Intip Perkembangan ATM di Indonesia

Hampir seluruh layanan transaksi nasabah kini sudah dapat dilakukan secara digital baik mobile banking maupun internet banking.

Era Digital, Bank Kini Ogah Tambah Mesin ATM dan EDC, Intip Perkembangan ATM di Indonesia
Suasana Kantin Cashless di kawasan Kantor Region X/ Sulawesi dan Maluku, Jl Kartini, Makassar, beberapa waktu lalu. Seperti namanya yaitu Kantin Cashless nantinya sistem pembayaran yang akan diberlakukan adalah sistem tanpa uang cash atau yang kita kenal dengan istilah non tunai. Pembayaran dapat menggunakan kartu kredit atau kartu debit, e-Money serta layanan e-cash dengan mesin EDC yang telah disediakan di setiap tenant. tribun timur/muhammad abdiwan 

Dari jumlah itu ada 16 ribu ATM yang telah dikonversi menjadi ATM Link. Nah, berdasarkan catatan Thomas, saat ini setidaknya sudah terdapat 53 ribu jaringan ATM Link yang tersebar.

Baca: OJK Masih Kaji Status Devisa Bank Sulselbar

Baca: Waspada Ajukan Pinjaman Online, Terbaru OJK Tutup 123 Fintech Ilegal, Ini Daftarnya

Baca: Inilah Sosok Pria yang pernah Dipenjara Soeharto Tapi Dibebaskan BJ Habibie, Video Viral di Medsos

Dalam rencana bisnisnya, Bank Mandiri memang tidak mempunyai banyak rencana untuk menambah mesin ATM.

Sebab, pihaknya tengah melakukan inisiatif penambahan mesin cash recycle machine (CRM) alias ATM setor tarik.

"Kami juga melakukan konversi mesin-mesin ATM Mandiri yang sebelumnya hanya bisa setor tunai (cash deposit machine) menjadi ATM setor tarik," katanya, Selasa (10/9/2019).

Sayangnya, bank berlogo pita emas ini belum dapat merinci secara detail mengenai hal tersebut.

Di sisi lain, kendati jumlah mesin EDC secara industri berkurang, Bank Mandiri tetap akan menambah dan merelokasi ulang EDC di sejumlah merchant yang kurang produktif.

"Saat ini, Bank Mandiri telah memiliki 230 ribu mesin EDC dan terus ditambah untuk memenuhi kebutuhan transaksi cashless," katanya.

Marak Teknologi QR

Senada, BTN mengaku sejak inisiatif tersebut dijalankan pihaknya tidak pernah menambah lagi ATM baru.

Namun, Direktur Teknologi Informasi BTN, Andi Nirwanto mengatakan, pihaknya tetap menambah jumlah EDC hingga saat ini.

Halaman
1234
Penulis: Hasriyani Latif
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved