Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Enrekang Buka Pelatihan BT&CLS; For Nurse

Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Enrekang Buka Pelatihan BT&CLS; For Nurse

Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Enrekang Buka Pelatihan BT&CLS; For Nurse
TRIBUN TIMUR/MUH ASIZ ALBAR
Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Enrekang, Hamsir, membuka pelatihan Basic Taruma dan Gadiac Life Support (BT&CLS;) For Nurse di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Kamis (12/09/2019). 

Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Enrekang Buka Pelatihan BT&CLS For Nurse

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Enrekang, Hamsir, membuka pelatihan Basic Taruma dan Gadiac Life Support (BT&CLS) For Nurse di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Kamis (12/09/2019).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh wakil tim Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Sulsel, Arman dan Rasyidin S.

Dalam kesempatan itu, Hamsir, mengatakan tujuan dilaksanakanya pelatihan BT&CLS for nurse adalah meningkatkan kemampuan pengetahuan dan keterampilan bagi Perawat.

Baca: Polres Enrekang Selidiki Dugaan Ijazah Palsu Legislator PPP

Baca: Hingga September 2019, Laporan Perkara Asusila Dominasi di Polres Enrekang

Baca: 4 Personelnya Dimutasi, Polres Enrekang Gelar Sertijab

"Khususnya kondisi gawat darurat maka diperlukan peningkatan frofesionalisme perawat, dalam melakukan penanggulangan penderita yang mengalami kondisi kegawatdaruratan," kata Hamsir.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Hamsir berharap melalui pelatihan itu dapat diperoleh penguasaan materi dan keterampilan.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Enrekang, Hamsir, membuka pelatihan Basic Taruma dan Gadiac Life Support (BT&CLS;) For Nurse di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Kamis (12/09/2019).
Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Enrekang, Hamsir, membuka pelatihan Basic Taruma dan Gadiac Life Support (BT&CLS;) For Nurse di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Kamis (12/09/2019). (TRIBUN TIMUR/MUH ASIZ ALBAR)

Hal itu, sebagai bekal dalam memberikan pertolongan pada penderita/pasien dengan kondisi kegawatdaruratan dan bencana indonesia (HIPGABI) khususnya di Kabupaten Enrekang.

"Pelatihan ini juga dapat menunjukan program akreditasi Rumah Sakit dan Puskesmas, sebagai bagian penting dalam pelayanan kepada pasien terkait keselamatan pasien," ujarnya.

Pelatihan BT&CLS for nurse tersebut berlangsung selama empat hari mulai dari tanggal 12 hingga 15 September 2019.

Peserta pelatihan berjumlah 37 orang terdiri dari Puskesmas (PKM) Sudu 4 orang, PKM Buntu Batu 5 orang, PKM Baroko 5 orang, PKM Malua 3 orang, PKM Kota 1 orang, PKM Masalle 1 orang dan dari TRC Dinkes 3 orang, dan 1 orang dari PKM Rano Tana Toraja.
(tribunenrekang.com)

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved