Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gubernur Sulsel - Pj Wali Kota Makassar Terima Investor PLTSa, Bahas Solusi Sampah

Gubernur Sulsel - Pj Wali Kota Makassar Terima Investor PLTSa, Bahas Solusi Sampah

Penulis: Saldy Irawan | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/SALDY
Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb dan jajaran Pemerintah Kota Makassar menerima investor pembangkit listrik tenaga sampah (PLTS) di Balaikota Makassar, Jl Ahmad Yani, Makassar, Sulsel, Rabu (11/9/2019). 

Gubernur Sulsel - Pj Wali Kota Makassar Terima Investor PLTSa, Bahas Solusi Sampah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb dan jajaran Pemerintah Kota Makassar menerima investor pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di Balaikota Makassar, Jl Ahmad Yani, Makassar, Sulsel, Rabu (11/9/2019).

Hadir langsung pengusaha dari Jakarta Japan Club, PT Sumitomo.

PT Sumitomo selama ini fokus membangun pembangkit listrik tenaga sampah di dunia.

Baca: Bantu Korban Kebakaran Karuwisi, Appi Serahkan 200 Sak Semen

Baca: Jelang Akhir Masa Jabatan, Rapat APBD P 2019 Hanya 5 Anggota DPRD Sulsel Hadir

Baca: Demi Krzysztof Piatek Chelsea Siapakan Dana Rp 560 miliar, Siapa Dia? Ini Profil dan Kehebatannya

PT Sumitomo Corporation menggandeng Hitachi Zosen dari Jepang menawarkan secara serius kerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar untuk pembangunan PTLSa.

Dalam perjalanan presentasi, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah datang langsung melihat presentasi PT Sumitomo.

Iqbal Suhaeb mengatakan, pengakutan sampah di Makassar masih di angka 80 persen. Bahkan, setiap hari produksi sampah terus bertambah.

Sehingga, butuh langkah serius untuk menangani sampah ini.

"Belum ada proses pengurangan sampah di Tamangapa (Tempat Pembuangan Akhir). Malah setiap hari bertambah," katanya.

Sehingga, Pemkot mengundang investor supaya sampah lama bisa diolah untuk menghasilkan manfaat berupa listrik.

Rencananya, pembangkit listrik ini
bakal mengolah 1 ton sampah menjadi energi listrik sebesar 400-800 kWh.

TPA Tamangapa Makassar menampung sampah 1.131 Ton per hari dari estimasi jumlah penduduk kota Makassar 1,5 Juta jiwa.

PT Sumitomo bakal melakukan feasibility studi (studi kelayakan) paling lambat satu tahun.

"Hasil feasibility studi ini akan menentukan kapasitas mesin," katanya.

Ia lebih suka jika sampah Maros, Gowa dan Takalar bisa masuk ke PLTSa ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved