Minta Nasehat ke Tokoh Adat, GP Ansor Sambangi Kediaman Maradika Mamuju

Minta Nasehat ke Tokoh Adat, GP Ansor Sambangi Kediaman Maradika Mamuju. PC GP Ansor Kabupaten Mamuju, Sulbar, sowan ke kediaman Maradika Mamuju

Minta Nasehat ke Tokoh Adat, GP Ansor Sambangi Kediaman Maradika Mamuju
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Jajaran PC GP Ansor Mamuju silaturahim ke kediaman Maradika Mamuju H Andi Maksum Dai. (nurhadi/tribun) 

Minta Nasehat ke Tokoh Adat, GP Ansor Sambangi Kediaman Maradika Mamuju

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Mamuju, Sulbar, sowan ke kediaman Maradika Mamuju, H. Andi Maksum Dai, Selasa (10/9/19).

Silaturahmi dipimpin Ketua PC GP Ansor Mamuju, Kiai Muda Zahril, didampingi Wakil Ketua GP Ansor, Ikhwan Wahid dan Sekretaris GP Ansor, Ashari Rauf.

Mereka diterima langsung Raja Mamuju, H. Andi Maksum Dai.

"Alhamdulillah, hari ini kita jajaran Ansor bisa bersilaturahmi dengan Raja Mamuju. Ini sekaligus meminta restu dan memohon izin rencana pelaksanaan Diklat Terpadu Dasar (DTD) Banser di Desa Kalepu Mamuju, beberapa hari ke depan agar berjalan dengan lancar,"kata Ketua PC GP Ansor Mamuju, Zahril.

Baca: Bupati Mamuju Jenguk Fauzan-Fauzin, Bayi Kembar Penderita Gizi Buruk dari Dusun Ganno

Baca: 6 Tahun, SSB Mitra Manakarra dan Akademi PSM di Mamuju Masuk Klub Top Indonesia

Baca: Tiga Pemain Akademi PSM di Mamuju Lolos Seleksi Garuda Select

Menurut Zahril, silaturahmi ini sangat penting. Apalagi, ini baru kali pertama jajaran PC GP Ansor Mamuju menyambangin langsung kediaman Raja Mamuju.

Zahril mengatakan, kader-kader Ansor butuh wejangan dan nasehat dari tokoh atau Raja Mamuju dalam rangka pengembangan dan kemajuan kader muda NU di Mamuju.

Jajaran PC GP Ansor Mamuju silaturahim ke kediaman Maradika Mamuju H Andi Maksum Dai. (nurhadi/tribun)
Jajaran PC GP Ansor Mamuju silaturahim ke kediaman Maradika Mamuju H Andi Maksum Dai. (nurhadi/tribun) (TRIBUN TIMUR/NURHADI)

"Dan memang ini adalah tridisi santri dan anak-anak NU seperti Ansor, menjunjung tinggi ulama dan pemangku adat atau raja. Makanya kita butuh sekali wejangan dan nasehat dari para tokoh-tokoh adat,"ucapnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Maa'rif NU Kalonding ini menambahkan, salah satu latar belakang kekuatan yang dimiliki NU saat ini karena hubungan baik dengan para kalangan bangsawan seperti raja.

"Hubungan islam dan kerajaan adalah hubungan yang erat, dan susah untuk dipisahkan. Islam dapat berkembang di Indonesia juga karena dukungan para raja-raja, utamanya raja-raja Islam di Nusantara. Oleh sebab itu, kita di Mamuju juga akan semakin memperkuat hubungan ini,"katanya.

Halaman
123
Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved