UKM Taekwondo Politani Pangkep Rekrut 105 Anggota Baru
Perekrutan dengan nama Masa Orientasi Jejak Intelektual dan Bela Diri (Mojib) ini, diikuti 105 orang dengan jumlah peserta putra 44 dan putri 61
Penulis: Akbar | Editor: Sudirman
TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Politani Pangkep, menggelar kegiatan perekrutan anggota baru calon atlet, Senin (9/9/2019).
Perekrutan dengan nama Masa Orientasi Jejak Intelektual dan Bela Diri (Mojib) ini, diikuti 105 orang dengan jumlah peserta putra 44 dan putri 61
Kegiatan berlangsung selama tujuh hari.
BREAKING NEWS : Desak Proses Hukum Camat Simbang, Warga Geruduk Inspektorat Maros
BREAKING NEWS: Desak Proses Hukum Camat Simbang, Warga Datangi Inspektorat Maros
Legislator PAN Makassar Disopiri, Mantan Legislator PPP Bawa Sendiri Mobil
Empat hari Indor di kampus Politani, tiga hari berikutnya outdor di taman wisata purbakala Sumpabita, di Desa Balocci, Kecamatan Pangkep, Kabupaten Pangkep, Sulsel.
Ketua Panitia Mojib, Yunus mengatakan, kegiatan perekrutan merupakan agenda tahunan.
Mojib merupakan hal wajib yang harus diikuti peserta, untuk bisa dinyatakan sebagai anggota baru.
Ini adalah salah satu persyaratan atau pintu masuk peserta.
"Kebanyakan peserta ini berasal dari kalangan mahasiswa baru," kata Yunus dalam rilis yang diterima TribunBarru.com, Senin (9/9/2019).
Legislator PAN Makassar Disopiri, Mantan Legislator PPP Bawa Sendiri Mobil
Desa Tampaang Poles Desa dengan Papan Hatinya PKK
Shalsabila Perankan Inka di Warkop DKI Reborn, Ini Profilnya
Ketua umum Taekwondo Politani Pangkep, Suryadi Syukur menambahkan, rangkaikan kegiatan dalam Mojib tidak hanya menekankan pada penguatan fisik dan mental selaku calon atlet.
Akan tetapi peserta juga dibekali dengan pembekalan pengetahuan wawasan serta kepemimpinan dan keorganisasian.
"Soal loyalitas dan solidaritis sesama kader juga kita tekankan. Kegiatan lain juga masih akan kita lakukan setelah Mojib ini," katanya.
Terpisah, Direktur Politani Negeri Pangkep Darmawan menyebut bahwa pembekalan pengetahuan kepada mahasiswa adalah hal terpenting.
Diharapkan, kegiatan organisasi demikian tidak dijadikan alasan bagi mahasiswa untuk mengabaikan kegiatan akademiknya.
"Organisasi memang sudah semestinya tidak mengganggu kegiatan kuliah. Ini harusnya bisa sinergi. Hal yang bisa mengharumkan nama insitusi adalah prestasi mahasiswanya," imbuh Darmawan
Laporan Wartawan TribunBarru.com, @akbar_hs
Langganan berita pilihan
tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/105-peserta-mojib-politani-negeri-pangkep-senin-992019.jpg)