Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sekda Bantaeng Buka Sosialisasi dan Bimtek Pembakuan Nama Rupabumi

Sekda Bantaeng Buka Sosialisasi dan Bimtek Pembakuan Nama Rupabumi, Senin (9/9/2019) pagi.

Tayang:
Penulis: Nurwahidah | Editor: Suryana Anas
Sukmawati
Sekretaris Daerah, Abdul Wahab secara resmi membuka sosialisasi dan bimbingan teknis pembakuan nama rupabumi unsur buatan tahun 2019, di Ruang Pola Kantor Bupati, Kecamatan Bantaeng, Sulawesi Selatan, Senin (9/9/2019)pagi. 

Sekda Bantaeng Buka Sosialisasi dan Bimtek Pembakuan Nama Rupabumi

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG-Sekretaris Daerah, Abdul Wahab secara resmi membuka sosialisasi dan bimbingan teknis pembakuan nama Rupabumi unsur buatan tahun 2019, di Ruang Pola Kantor Bupati, Kecamatan Bantaeng, Sulawesi Selatan, Senin (9/9/2019) pagi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Pemerintah Bantaeng, bekerjasama Kepala Pusat Pemetaaan Rupabumi dan Toponim Badan informasi Geospasial.

Dihadiri Kepala Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponim Badan Informasi Geospasial, Aldhila Pradana, staf atau petugas pendata utusan dari setiap Kecamatan/Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Bantaeng sebanyak 75 orang.

Baca: Ketua TP PKK Bantaeng Minta Ibu Camat Kunjungi Daerah Pelosok

Aldhila mengatakan bahwa tujuan sosialisasi ini guna memberikan pengetahuan mengenai, rupabumi secara teori maupun praktik pengambilan data di Lapangan.

"Pemberian nama tempat dan rupabumi (toponimi) tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Selain akan menghilangkan identitas dan sejarah suatu tempat, penamaan yang keliru atau menggunakan istilah asing juga merugikan jati diri bangsa," katanya.

Sementara itu, Abdul Wahab  mengatakan bahwa saat ini banyak bermunculan penamaan rupabumi khususnya yang buatan, tidak lagi mengikuti aturan, seperti penamaan kompleks perumahan, hotel dan tempat-tempat perbelanjaan.

"Maka dari itu saya harap seluruh peserta sosialisasi dan bimtek dapat segera melakukan identifikasi tanda rupabumi yang ada di wilayah masing-masing. Serta yang belum diberikan nama, untuk segera diusulkan pemberian namanya, tentu saja mengikuti kaidah yang sudah ada,"tuturnya.

Pasalnya penamaan rupabumi hendaknya dengan semangat pemberian identitas sesuai jati diri daerah, memberikan pengetahuan akan nilai sejarah serta melestarikan budaya daerah.

Ketua TP PKK Bantaeng Minta Ibu Camat Kunjungi Daerah Pelosok

Ketua TP PKK Bantaeng, Hj Sri Dewi Yanti membuka rapat kerja TP PKK Bantaeng di Gedung Balai Kartini, Kecamatan Bantaeng, Sulawesi Selatan, Senin (9/9/2019).

Perhatian tim penggerak PKK Kabupaten Bantaeng tidak hanya terfokus bagaimana, memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia.

Tetapi juga senantiasa memikirkan kondisi daerah-daerah terpencil yang ada di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Baca: Anggota KPU Agusliadi Jadi Pemateri di Persami SMA 4 Bantaeng

"PKK akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat. Karena ini merupakan komitmen kita sejak awal. Penduduk yang mendiami daerah terpencil merupakan bagian dari masyarakat Bantaeng yang butuh perhatian,"ujarnya.

Untuk itu, kata dia, besar harapan agar para ibu camat dapat mengunjungi wilayah-wilayah terpencil di daerahnya dan memberikan laporan. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved