Ketua TP PKK Bantaeng Minta Ibu Camat Kunjungi Daerah Pelosok

Ketua TP PKK Bantaeng Minta Ibu Camat Kunjungi Daerah Pelosok. Ketua TP PKK Bantaeng membuka rapat kerja TP PKK Bantaeng

Ketua TP PKK Bantaeng Minta Ibu Camat Kunjungi Daerah Pelosok
Dok Sukmawati
Ketua TP PKK Bantaeng, Hj Sri Dewi Yanti membuka rapat kerja TP PKK Bantaeng di Gedung Balai Kartini, Kecamatan Bantaeng, Sulawesi Selatan, Senin (9/9/2019). 

Ketua TP PKK Bantaeng Minta Ibu Camat Kunjungi Daerah Pelosok

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG -Ketua TP PKK Bantaeng, Hj Sri Dewi Yanti membuka rapat kerja TP PKK Bantaeng di Gedung Balai Kartini, Kecamatan Bantaeng, Sulawesi Selatan, Senin (9/9/2019).

Perhatian tim penggerak PKK Kabupaten Bantaeng tidak hanya terfokus bagaimana, memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia.

Tetapi juga senantiasa memikirkan kondisi daerah-daerah terpencil yang ada di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Baca: Anggota KPU Agusliadi Jadi Pemateri di Persami SMA 4 Bantaeng

"PKK akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat. Karena ini merupakan komitmen kita sejak awal. Penduduk yang mendiami daerah terpencil merupakan bagian dari masyarakat Bantaeng yang butuh perhatian,"ujarnya.

Untuk itu, kata dia, besar harapan agar para ibu camat dapat mengunjungi wilayah-wilayah terpencil di daerahnya dan memberikan laporan. 

Hal itu untuk menjadi acuan bagi para Ibu camat agar lebih mengenal wilayahnya baik yang ada di pelosok paling terpencil.

Pada kesempatan itu, dilaksanakan pula sosialisasi Masjid Ramah Anak (MRA) yang merupakan gerakan nasional menuju Indonesia Layak Anak 2030 yang mana menjadi narasumber yakni Ketua Pokja I, Subaedah Alam.

"MRA ini merupakan satuan masjid sebagai ruang publik untuk beribadah, yang menjadi salah satu alternatif untuk dikembangkan menjadi tempat anak-anak berkumpul, melakukan kegiatan positif, inovatif, kreatif dan rekreatif yang aman dan nyaman, dengan dukungan orangtua dan lingkungan,"jelasnya.

MRA ini juga guna mengoptimalkan fungsi masjid melalui berbagai kegiatan peningkatan pemahaman dan kesadaran bagi orangtua, terkait pengasuhan dan kesejahteraan keluaga berbasis pemenuhan hak anak termasuk anak berkebutuhan khusus.

Halaman
123
Penulis: Nurwahidah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved