Buruh Bangunan di Wajo Hamili Anak Tiri
Amirullah bin Ambo Angka dilaporkan oleh istrinya sendiri, AK (40), lantaran telah menyetubuhi anak tirinya, NY (15).
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Imam Wahyudi
Keenam, pengendara yang berkendara dalam pengaruhi minuman keras atau alkohol.
Ketujuh, pengendara mobil yang tak menggenakan sabuk keselamatan atau safety belt.
Kedelapan, para pengemudi yang ugal-ugalan dan yang menggunakan rotator atau sirene yang tidak dengan peruntukannya. (TribunWajo.com)
Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja
Langganan berita pilihan
tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Ganti Rugi Lahan Belum Lunas Sejak 2015, Warga Gilireng Ancam Tutup Bendungan Paselloreng Wajo
Warga Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, berunjuk rasa di lokasi pembangunan Bendungan Paselloreng.
Mereka menuntut pembayaran Ganti Rugi yang tak kunjung terbayarkan sejak Juli 2015.
"Kami menuntut pembayaran penggantian lahan oleh pemerintah dan pihak terkait, di mana Presiden Jokowi pernah menyatakan bahwa Oktober 2018 segala permasalahan pembangunan Bendungan Paseloreng sudah selesai," kata Orator, Andi Miswar.
Pengunjuk rasa juga meminta Pemerintah Kabupaten Wajo segera menyelesaikan sengketa tersebut dan mencopot Sekretaris BPN/ATR Kabupaten Wajo karena bersikap arogan.
Baca: Nikita Mirzani Akui Pernah Dibuat Menangis Elza Syarief Meski Sudah Permalukan Musuh Hotman Paris
Baca: Bendungan Paselloreng Wajo Tak Kunjung Dimanfaatkan, Ini Masalahnya
"Copot Sekretaris BPN Wajo yang arogan kepada masyarakat," ucap Andi Miswar
Selain itu, masyarakat pun akan menutup Bendungan Paselloreng sampai pembayaran Ganti Rugi dilunasi.
Menurut tokoh adat Kecamatan Gilireng Andi Rusdi, selama lima tahun pembangunan bendungan tak pernah ada kejelasan soal pembayaran Ganti Rugi lahan, bahkan masyarakat kadang tak tahu menahu soal informasi tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/akp-bagas-sancoyoning-ku.jpg)