BNNK Bone Bekali Masyarakat Wawasan Anti Narkoba

Kegiatan tersebut di Cafe X-Perto di Jalan MT Haryono, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone.

BNNK Bone Bekali Masyarakat Wawasan Anti Narkoba
justang/tribunbone.com
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone, melakukan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba kepada kelompok masyarakat di Cafe X-Perto di Jalan MT Haryono, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone. 

TRIBUNBONE.COM, WATAMPONE - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone, melakukan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba dengan melibatkan kelompok masyarakat, Minggu (8/9/2019).

Kegiatan tersebut di Cafe X-Perto di Jalan MT Haryono, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone.

Baca: Suami Tega Aniaya Istri di Sibulue Bone, Wajahnya Sampai Robek

Baca: Mantan Wakapolres Bone Resmi Jabat Kepala BNN Bone

Baca: Gelapkan Uang Warga Jeneponto, Raza Diringkus Tim Pegasus di Kabupaten Bone

Asistensi ini merupakan strategi upaya pencegahan BNN untuk mengadvokasi masyarakat bisa berpartisipasi secara aktif dan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan hidup sehat, mempunyai daya tangkal, dan daya lawan terhadap penyalahgunaan narkotika.

"Program pencegahan ini memberdayakan dan melibatkan kelompok masyakarat untuk mengadvokasi masyarakat bisa berpartisipasi secara aktif dan berkomitmen untuk mewalan kejahatan narkoba," kata Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone, AKBP Ismail Husain dalam rilis yang diterima tribunbone.com, Minggu (8/9/2019),

Menurutnya, dukungan dari Kelompok Masyarakat yang dapat menciptakan sosialisasi secara mandiri untuk melakukan pencegahan di lingkungannya masing-masing secara masif dan simultan sebagai tangan panjang dari BNN untuk dijadikan relawan penggiat anti narkoba.

"Sehingga hal itu bisa menjadi barometer kita bahwa BNN bersama Masyarakat berkomitmen untuk menjadikan Bone sebagai daerah yang bebas narkoba,"paparnya.

Dengan adanya kegiatan ini, kata Mantan Wakapolres Bone ini, diharapkan dapat menghasilkan komitmen bersama dalam mewujudkan sinergitas program P4GN.

Baca: Kopel: Anggota DPRD Sulsel ke Luar Negeri di Akhir Periode Modus Habiskan Anggaran

Baca: Emak-emak Jadi Pengedar Narkoba, Pakar Sosiologi Unhas Anggap Bisa Pengaruhi Keluarga Lain

Sementara itu, Kabid P2M BNNP Sul-Sel, Ishak Iskandar, turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan, bahwa permasalahan narkoba perlu ditangani secara komprehensif dan integral dengan mengupayakan langkah-langkah menyeluruh.

"Baik dari segi pengurangan permintaan (demand reduction) maupun pengurangan pasokan (supply reduction). Hal ini secara komprehensif perlu dilakukan semua pihak untuk mewujudkan komitmen Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba," kuncinya.

Suami Tega Aniaya Istri di Sibulue Bone, Wajahnya Sampai Robek

Halaman
123
Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved