Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Saksi Kunci Video 'Panas' Vina Garut Meninggal, Polisi Bilang Begini, Kasus Masih Lanjut?

Apalagi, Rayya merupakan salah satu kunci dalam penyidikan kasus. Sebab, Rayya memiliki peran sebagai penghubung antara pelanggan dengan V dalam video

Tayang:
Editor: Ansar
Ilustrasi
UPDATE Video Vina Garut, 1 Pria Positif HIV, Pemeran Cewek Sang Mantan Istri Negatif 

TRIBUN-TIMUR.COM - Meninggalnya A alias Rayya dalam kasus video Vina Garut, kata Kasatreskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng, akan menyulitkan proses penyidikan.

Apalagi, Rayya merupakan salah satu kunci dalam penyidikan kasus. Sebab, Rayya memiliki peran sebagai penghubung antara pelanggan dengan V dalam video tersebut.

Rayya yang saat itu ikut bermain dalam video Vina Garut, diharapkan bisa membeberkan kasus tersebut agar lebih jelas.

Apalagi ada pengakuan dari Rayya, jika V yang meminta agar fotonya dipajang di akun twitter Rayya.

V juga meminta agar Rayya ikut bermain saat melakukan adegan ranjang tersebut.

Namun, pernyataan itu bertolak belakang dengan pernyataan V. V malah menyebut dirinya dipaksa melakukan hubungan intim dengan tiga pria sekaligus.

V pun mengaku mendapat ancaman akan diceraikan jika tak mau mengikuti perintah Rayya.

"Ya tentu saja (agak menyulitkan penyidikan). Tapi tetap akan kita upayakan semaksimal mungkin," papar Maradona.

Pemeran pria dalam video Vina Garut, Rayya, meninggal dunia pada Sabtu (7/9/2019). Ia mengidap 3 penyakit ini hingga sempat bantah soal gangbang.
Pemeran pria dalam video Vina Garut, Rayya, meninggal dunia pada Sabtu (7/9/2019). Ia mengidap 3 penyakit ini hingga sempat bantah soal gangbang. (Tribunnews.com)

Pengakuan Tetangga

Tetangga pemeran pria dalam video viral Vina Garut mengungkap kondisi terakhir Rayya sebelum meninggal pada Sabtu (7/9/2019).

Sebagaimana diketahui, video Vina Garut menunjukkan tiga laki dan satu orang wanita tengah berhubungan badan.

Tetangga Rayya, Cicih (50) menjelaskan bahwa pria itu baru kembali dari rumah sakit pada Jumat (6/9/2019).

Rayya sendiri tinggal di Perumahan Al Kautsar, Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut.

 

Rayya sempat dirawat selama dua hari sebelum meninggal.

"Baru kemarin pulangnya juga. Hari Rabu ke rumah sakitnya. Dari rumah sakit enggak ke rumahnya. Tapi ke rumah kakaknya. Cuma beda blok rumahnya," kata Cicih, Sabtu (7/9/2019) seperti dikutip TribunWow.com dari Tribun Jabar pada Jumat (7/9/2019).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved