5 Kabar Terbaru Pasca-kerusuhan di Papua, Veronica Koman Diburu Interpol hingga Tanggapan Prabowo

Wiranto sebut Veronica Koman diburu interpol hingga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan tanggapannya.

5 Kabar Terbaru Pasca-kerusuhan di Papua, Veronica Koman Diburu Interpol hingga Tanggapan Prabowo
Twitter @papua-satu / KOMPAS.com Kristianto Purnomo/ via Tribunnews.com
5 Kabar Terbaru Pasca-kerusuhan di Papua, Veronica Koman Diburu Interpol hingga Tanggapan Prabowo 

"Polda Jawa Timur, menetapkan (tersangka) terhadap Veronica Koman, WNI kelahiran Medan, kuasa hukum pemimpin nasional Papua Barat (PNPB) dan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP)."

"Ini sekarang sedang diburu oleh interpol, karena berada di luar negeri. Tapi sudah tersangka," terang Wiranto saat konferensi pers di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Lebih lanjut, Wiranto memastikan polisi memiliki bukti-bukti kuat terkait provokasi Veronica Koman karena telah viral di berbagai media sosial.

"Saya kira sudah viral toh, apa yang diucapkan sebagai provokasi-provokasi, menghasut untuk terus melaksanakan perlawanan, melaksanakan demonstrasi anarkis," kata Wiranto.

"Dia disangkakan pasal 160 KUHP serta undang-undang ITE tentang penyebaran informasi bermuatan SARA," lanjut dia.

Profil, Foto & Jejak Digital Veronica Koman Tersangka Kasus Papua, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Remaja 13 Tahun Diperkosa dalam Keadaan Tewas usai Dibunuh 3 Pria Secara Sadis di Gubuk, Kronologi

Menebak Sosok R Pengirim Bunga untuk Luna Maya, Ariel Noah atau Reino? Pakar Grafologi Sebut 1 Nama

Lowongan Kerja Terbaru - Bank BCA Butuh Karyawan Segera, Terima Lulusan SMA, Daftar Online di Sini!

2. Ada kelompok terafiliasi ISIS di Papua

Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu
Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Ryamizard Ryacudu (WARTAKOTA)

Menteri Pertahanan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu menyebutkan ada kelompok terafiliasi dengan ISIS di papua.

Hal itu disampaikan Ryamizard dalam rapat bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (5/9/2019).

"Sebagai catatan, terdapat kelompok lain yang berafiliasi dengan ISIS telah menyerukan jihad di tanah Papua," ujar Ryamizard, seperti dilansir Kompas.com.

Bukan hanya ISIS, ada tiga kelompok terindikasi berada di belakang pemberontak Papua.

Halaman
1234
Editor: Sakinah Sudin
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved