Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Youtuber Raditya Dika Ungkap Derita Penyakit 'Berbahaya', Belum Ada Obat hingga Harus ke Singapura

KABAR BURUK dari YouTuber Sukses Raditya Dika, Derita Penyakit Berbahaya yang Belum Ada Obat hingga Harus ke Singapura

Editor: Anita Kusuma Wardana
Instagram
Jadi YouTuber Sukses, Raditya Dika Derita Penyakit Berbahaya, Belum Ada Obat hingga Harus ke Singapura 

KABAR BURUK dari Youtuber Sukses Raditya Dika, Derita Penyakit Berbahaya yang Belum Ada Obat hingga Harus ke Singapura

TRIBUN-TIMUR.COM-Youtuber Raditya Dika mengungkapkan menderita penyakit berbahaya.

Raditya Dika kemudian memeriksakan penyakitnya tersebut ke Singapura ditemani sang istri, Annisa Aziza dan putrinya Alinea Ava Nasution.

Di salah satu vlognya yang tayang pada 31 Agustus 2019 lalu, Raditya Dika mengungkapkan mengidap penyakit autoimun.

"Halo semua, hari ini kita mau ke Singapura. Karena gue mau check up setahun sekali untuk penyakit autoimun gue. Tiap tahun, gue selalu ke Singapura ke rumah sakit yang sama buat check up," kata Raditya Dika di awal vlognya.

LOWONGAN KERJA Lulusan SMK S1, PT Pelindo Daya Sejahtera Tawarkan 5 Posisi, Daftar Online di Sini

3 Cuitan Veronica Koman yang Dianggap Provokatif oleh Polisi dalam Kasus Kerusuhan di Wilayah Papua

Hasil Lengkap Chinese Taipei Open 2019 - Indonesia Loloskan 15 Wakil ke Babak Kedua, 3 Tunggal Putri

Jadi YouTuber Sukses, Raditya Dika Derita Penyakit Berbahaya, Belum Ada Obat hingga Harus ke Singapura
Jadi YouTuber Sukses, Raditya Dika Derita Penyakit Berbahaya, Belum Ada Obat hingga Harus ke Singapura (Instagram)

Menurut dokter, belum ada obat yang benar-benar bisa menyembuhkan Autoimun, penyakit yang diderita komika dan YouTuber Raditya Dika.

Gangguan karena autoimun ini bisa menyebabkan berbagai penyakit, yang kemudian dikenal sebagai penyakit autoimun.

Penyakit autoimun masih terasa asing di telinga dan tidak sepopuler penyakit lainnya.
Ambil contohnya seperti flu, demam berdarah, diare, dan lain sebagainya.

Namun nyatanya, ada lebih dari 80 jenis penyakit autoimun dengan berbagai gejala yang tidak sama antara satu dan lainnya.

LOWONGAN KERJA Lulusan SMK S1, PT Pelindo Daya Sejahtera Tawarkan 5 Posisi, Daftar Online di Sini

3 Cuitan Veronica Koman yang Dianggap Provokatif oleh Polisi dalam Kasus Kerusuhan di Wilayah Papua

Hasil Lengkap Chinese Taipei Open 2019 - Indonesia Loloskan 15 Wakil ke Babak Kedua, 3 Tunggal Putri

Raditya Dika
Raditya Dika (Instagram)

Dilansir Hello Sehat, dr. Sandra Sinthya Langow, Sp.PD-KR berkata, penyakit autoimun secara garis besar dikelompokkan ke dalam dua kategori.

Pertama, penyakit autoimun organ spesifik, dan kedua yaitu penyakit autoimun sistemik.

Sebaliknya, penyakit autoimun sistemik bisa menyerang seluruh bagian organ tubuh, seperti lupus, rheumatoid arthritis (RA), dan ankylosing spondylitis.

Biasanya, satu orang memang hanya memiliki satu jenis penyakit autoimun.

Meski demikian, jika Anda mengalami suatu penyakit autoimun, Anda memiliki kecenderungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang normal untuk mengalami jenis penyakit autoimun lainnya.

Contohnya jenis penyakit autoimun yang bisa terjadi bersamaan yakni rheumatoid arthritis (RA) bersama Sindroma Sjogren, atau Sindroma Sjogren dengan lupus.

Sedangkan untuk penyebab suatu penyakit autoimun bisa berisiko mengakibatkan penyakit autoimun lainnya belum diketahui secara pasti.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved