Kerap Rasakan Nyeri Berlebihan Saat Menstruasi? Waspada Kista, Jangan Ragu Periksakan Diri ke Dokter
Kerap Rasakan Nyeri Berlebihan Saat Menstruasi? Waspada Kista, Jangan Ragu Periksakan Diri ke Dokter.
Kerap Rasakan Nyeri Berlebihan Saat Menstruasi? Waspada Kista, Jangan Ragu Periksakan Diri ke Dokter
TRIBUN-TIMUR.COM - Bagi wanita, menstruasi setiap bulan merupakan hal wajar.
Meski begitu, setiap wanita harus tetap menjaga kesehatan saat menstruasi.
Lalu bagaimana tanda-tanda ketika menstruasi tidak sehat?
Menstruasi memang hal lumrah yang dialami oleh setiap cewek.
Baca: Konsumsi Makanan Cepat Saji Tak Baik bagi Kesehatan, Ini 5 Dampak Buruk yang Bakal Anda Alami!
Baca: Ingin Langsing? Lakukan Treatment Exilpis Ultra di House Of Dura Makassar, Tanpa Sakit dan Nyeri
Baca: Anda Mulai Merasa Nyeri di Persendian, Waspada Asam Urat! Ini 5 Tips Mudah Pengobatan di Rumah
Tapi setiap cewek punya pengalaman yang berbeda saat menstruasi.
Ada beberapa masalah yang dialami cewek saat menstruasi.
Masalah-masalah tersebut bisa jadi pertanda kalau menstruasi enggak sehat.
Dikutip dari CewekBanget.ID, berikut beberapa tanda menstruasi enggak sehat:
Durasi menstruasi yang enggak normal
Dilihat dari durasinya, menstruasi yang sehat akan terjadi 3-7 hari atau rata-rata selama lima hari.
Jadi, jika menstruasi kita berlangsung kurang dari 3 hari atau malah lebih dari 7 hari, bisa jadi itu tak normal.

Nyeri berlebihan saat menstruasi
Kemudian, ciri-ciri menstruasi yang sehat lainnya, yaitu tidak disertai nyeri secara berlebihan.
Jika setiap kali selalu terjadi nyeri hebat, bisa jadi tanda adanya kista.
Dalam penelitian yang pernah dilakukan tim dari Universitas Indonesia, darah haid wanita yang menderita kista atau endometriosis ternyata mengandung serabut saraf.
Serabut saraf itulah yang menyebabkan rasa nyeri saat menstruasi.
Baca: Bagi Wanita, Ini 4 Cara Atasi Masalah Saat Menstruasi, dari Kerap Kehilangan Mood hingga Depresi!
Baca: Begini Kisah Penyintas Aldi Taher, Mantan Suami Dewi Perssik Sembuh dari Kanker! 8 Kali Kemoterapi
Baca: Bambuu Bali Hotel Claro Makassar Tawarkan Layanan Pijat dan Refleksi untuk Keluarga
Siklus menstruasi enggak teratur
Menstruasi yang normal akan terjadi secara teratur antara 21-35 hari sekali.
Siklus yang bermasalah bisa membuat cewek berisiko mengalami infertilitas atau ketidaksuburan.
Jadi, sangat dianjurkan buat periksa ke dokter kalau kita mengalami masalah saat menstruasi ya, girls!

5 Penyebab Menstruasi Datang Terlambat Pada Remaja
Menstruasi bisa dibilang sebagai salah satu bagian dari kehidupannya para cewek.
Jadi enggak heran kalau telat menstruasi bisa bikin panik dan khawatir.
Apalagi kalau sebelumnya kita punya siklus menstruasi yang teratur.
Jangan khawatir dulu, girls karena telat tanggal menstruasi pada remaja enggak selamanya berbahaya kok.
Berikut 5 hal yang bisa membuat menstruasimu datang terlambat:
1. Akibat mengonsumsi obat-obatan tertentu
Obat-obatan seperti pil estrogen dan IUD Mirena ternyata menghambat darah berkembang di dinding rahim.
Akibatnya, kita yang mengonsumsi obat-obatan ini jadi enggak menstruasi.
Baca: Ini Hukumnya Makan Sayur Daun Ganja Menurut Ustadz Abdul Somad (UAS)
Baca: Ternyata Ini 9 Cara Ngemil yang Benar Jika Tak Mau Makin Gemuk, Jangan Makan di Meja Kerja!
Baca: Ini 11 Tips Mudah & Murah Cegah Kanker, Termasuk Soal Konsumsi Daging hingga Kebiasaan Pakai Kondom
Demikian dipaparkan oleh Melissa Goist, ob-gyn asal The Ohio University Wexner Medical Center. Meski begitu, Dr. Melissa mengatakan bahwa kondisi ini masih cukup aman.
2. Terlalu sering berolahraga
Olahraga memang dianjurkan untuk menjaga tubuh kita.
Namun, olahraga yang berlebihan ternyata juga bisa menyebabkan menstruasi kita berhenti, lho.
Jika memang demikian, pastikan untuk memangkas waktu berolahraga biar siklus menstruasi kembali normal.

3. Akibat stres yang berlebihan
Stres mampu membuat tubuh kita bereaksi dengan cara yang unik. Salah satunya adalah menstruasi yang enggak teratur.
Stres yang berlebih mampu menghambat kerja hormon dalam tubuh.
4. Berat badan yang naik
Sama seperti berat badan yang turun secara berlebih, kenaikan berat badan juga memberi efek yang sama buruknya.
Perempuan obesitas, misalnya, memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami menstruasi yang tidak teratur.
Beberapa ahli menyebut bahwa dengan hidup bersama sesama teman perempuan di kost bisa menyebabkan kita saling menyesuaikan siklus menstruasi masing-masing.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul "https://style.tribunnews.com/2019/09/04/tanda-tanda-wanita-alami-menstruasi-yang-tidak-sehat-jangan-ragu-datang-ke-dokter