Rencana Evaluasi Tenaga Honorer, Plt Kepala Dinkes Enrekang: Kami Masih Sangat Butuh Mereka
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang, berencana mengevaluasi jumlah honorer di Kabupaten Enrekang tahun depan.
Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Ansar
TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang, berencana mengevaluasi jumlah honorer di Kabupaten Enrekang tahun depan.
Hal itu lantaran, saat ini sudah membebani keuangan daerah hingga Rp 16 miliar.
Menanggapi hal itu, Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Enrekang, Sutrisno, mengatakan tenaga honorer di lingkup Dinas Kesehatan masih sangat dibutuhkan.
Hal itu karena di Dinas Kesehatan jumah ASN masih sangat sedikit dibanding jumlah sarana kesehatan.
Party Asian Menu, Yuk Icip Hidangan Menggugah Selera di Four Points, Ada Mie Panjang Umur
Besok, Pelaku Pembunuhan Warga Temmalebba Palopo Diserahkan ke Kejaksaan
Promo September 2019, Karebosi Condotel Kenalkan Program Happy Family
"Tak masalah, tapi harus diketahui bahwa tenaga honorer itu sampai saat ini untuk sektor kesehatan, masih sangat kami butuhkan karena jumlah PNS dengan jumlah sarana kesehatan itu sepertinya sudah tidak seimbang lagi," kata Sutrisno, Selasa (3/9/2019).
Menurut Sutrisno, masih banyak Pustu dan Poskesdes yang masih diisi oleh tenaga kontrak.
Hal itu dikarenakan masih kurangnya ASN kesehatan dan khususnya sektor pelayanan di Puskesmas juga masih banyak menggunakan tenaga honorer.
Sehingga, jika tenaga honorer tidak ada, maka pihaknya akan sulit memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat di sektor kesehatan.
Namun, jika tetap dilakukan evaluasi dan efisiensi dengan honorer, Sutrisno mengatakan boleh-boleh saja.
Party Asian Menu, Yuk Icip Hidangan Menggugah Selera di Four Points, Ada Mie Panjang Umur
Besok, Pelaku Pembunuhan Warga Temmalebba Palopo Diserahkan ke Kejaksaan
Promo September 2019, Karebosi Condotel Kenalkan Program Happy Family
Sebab, dirinya juga tak bisa menjamin bahwa semua tenaga honorer yang ada di Dinas Kesehatan itu semuanya rajin, taat, patuh dan disiplin dalam menjalankan tugasnya.
Hanya saja, Sutrisno ingin agar evaluasi dilakukan bagi tenaga honorer yang memang tak efektif.
Terkait, membebani anggaran daerah, Sutrisno mengakui hal itu, namun dirinya mengatakan sampai saat ini para honorer di Dinas Kesehatan mendapat honor sangat rendah dibawah UMR.
Meski demikian para tenaga honorer tersebut tetap ihklas bekerja dan menjalankan tugas.
"Jika aturan masih memungkinkan, kalau ada tenaga honorer itu jauh lebih baik, tapi jika aturan mengatakan tidak boleh, kita tidak bisa berbuat banyak. Yang jelas untuk Dinas kesehatan, tenaga honorer memang masih sangat dibutuhkan," ujarnya. (tribunenrekang.com)
Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar
Langganan berita pilihan
tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur: