Anggota DPRD Jupri Sambo Ma'dika: Pekerjaan Betonisasi di Mamasa 80 Persen Hancur
Ungkapan itu disampaikan Jupri pada rapat dengar pendapat yang berlangsung di ruang komisi 1 DPRD Mamasa, Selasa (3/9/2019) siang tadi.
Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Anggota DPRD Mamasa, Sulbar, Jupri Sambo Ma'dika menganggap Dinas Pekerjaan Umum Mamasa berceramah.
Ungkapan itu disampaikan Jupri pada rapat dengar pendapat yang berlangsung di ruang komisi 1 DPRD Mamasa, Selasa (3/9/2019) siang tadi.
Baca: Mahasiswa Soroti Pembangunan Jalan, DPRD Mamasa Panggil Dinas PU
Baca: Hari Pertama Kerja, Anggota DPRD Mamasa Disambut Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa
Baca: Hutan Pinus Dekat Rumah Wabup Mamasa Dilalap Api
Dinas PU dianggap berceramah saat dipanggil oleh DPRD melakukan klarifikasi, terkait pekerjaan jalan di Kecamatan Sesenapadang yang diprotes mahasiswa.
Sebelumnya, Aliansi Masyarakat Sesenapadang melakukan aksi protes pada Senin (2/9/2019).
Mereka menggelar aksi unjuk rasa memprotes pekerjaan jalan yang dikerjakan CV Balla Perkasa di Kecamatan Sesenapadang.
Pekerjaan yang saat ini sedang berlangsung dianggap dikerja asal-asalan, sementara anggaran yang digunakan sebesar Rp.5.815.594.500, bersumber dari DAK tahun anggaran 2019.
Atas dasar itu DPRD melakukan pemanggilan terhadap Dinas PU yang diwakili Sekretaris Dinas, Daniel Solon dan Kepala Bidang Bina Marga, Asri Tomas.
Juga memanggil pihak Konsultan yang diwakili Robert serta pihak rekanan, Direktur CV Balla Perkasa, Meysman Johan.
Namun pada saat Dinas PU memberikan penjelasan dan klarifikasi terkait tuntutan mahasiswa yang disampaikan oleh Asri Tomas, Jupri menganggap seperti berceramah.
Pasalnya, semua penjelasan yang dikeluarkan oleh Asri sudah 100 persen benar, dan terkesan tidak membenarkan adanya pelanggaran dan kesalahan pada pekerjaan jalan tersebut.
Bahwa apa yang disampaikan dinas PU, sudah sesuai bestek dan Rincian Anggaran Belanja (RAB).
Banyak hal yang disampaikan oleh dinas PU membela pihak rekanan, terkait pekerjaannya yang menjadi sorotan.
Baca: BREAKINGNEWS: Protes Perbaikan Jalan, Mahasiswa Datangi DPRD Mamasa
Baca: DPRD Akui Pembangunan di Mamasa Kurang Pengawasan
Menanggapi itu, Jupri mengatakan bahwa yang disampaikan oleh PU adalah ceramah yang indah.
"Hampir empat tahun saya di komisi 2, saya sering mendengarkan ceramah dari PU soal teknis," ungkap Jupri.
Namun pada kenyataannya menurut Jupri, hampir 80 persen pekerjaan betonisasi di Mamasa, kualitasnya tidak bagus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/jupri-sambo-madika-saat-memberikan1.jpg)