DPRD Akui Pembangunan di Mamasa Kurang Pengawasan

Junaedi mengaku sangat prihatin dengan apa yang dialami oleh masyarakat di wilayah-wilayah yang jauh dari kota Mamasa

DPRD Akui Pembangunan di Mamasa Kurang Pengawasan
semuel/tribunmamasa.com
DPRD Mamasa saat gelar rapat dengar pendapat 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Sejumlah anggota DPRD mengakui bahwa pembangunan infrastruktur di Mamasa, Sulawesi Barat, kurang pengawasan.

Hal itu disampaikan salah seorang anggota DPRD Mamasa dari partai Gerindra Junaedi saat melakukan rapat dengar pendapat di Kantor DPRD Mamasa, Senin (2/9/2019) siang.

Baca: Hari Pertama Kerja, Anggota DPRD Mamasa Disambut Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa

Baca: Kasih Tak Sampai di Jeneponto, Pemuda Mamasa Menangis Saksikan Kekasihnya Mapacci

Junaedi mengaku sangat prihatin dengan apa yang dialami oleh masyarakat di wilayah-wilayah yang jauh dari kota Mamasa, khususnya masyarakat bawah.

Kata dia, kondisi masyarakat di tingkat bawah menjadi beban pihak DPRD.

Pasalnya, Junaedi yang sudah empat periode menjadi anggota DPRD, mengaku pengawasan sebagai fungsi dewan tidak lagi maksimal.

Menurutnya, jauh sebelum kepemimpinan DPRD periode yang lalu, DPRD Mamasa kerap berkunjung ke lokasi melihat langsung persoalan di masyarakat.

"Pada masa kami dulu, kami turun langsung ke lokasi milihat persoalan yang terjadi di masyarakat,

Bahkan kami berikan rekomendasi kepada bupati dan kejaksaan serta kepolisian untuk menindaklanjuti bahwa memang ada pelanggaran," ungkap Junaedi.

Namun lanjut dia, setelah beberapa periode, hal itu sudah tidak lagi dilakukan.

Dengan adanya pimpinan DPRD baru, Junaedi berharap agar fungsi DPRD betul-betul dilaksanakan dan hal yang menjadi keinginan masyarakat agar ditindaklanjuti.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved