Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Syahrul YL : Perekonomian di Papua Harus Segera Pulih

Keberadaan SYL sapaan akrabnya untuk membawa misi perdamaian sekaligus membantu perekonomian di Papua bisa kembali normal.

Penulis: Wahyu Susanto | Editor: Ansar
abdiwan
Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla bersama sejumlah tokoh di Sulsel joging bersama dan mengamati meninjau langsung taman atau ruang terbuka hijau CPI, serta bangunan Masjid 99 Kubah di kawasan Center Poin of Indonesia (CPI) Senin (12/8). JK tampak dikawal oleh Gubernur Sulsel M Nurdin Abdullah, Founder Bosowa HM Aksa Mahmud, mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Pj Wali kota Makassar Iqbal Suhaeb, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi, Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin, mantan Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, serta Mufidah Kalla, dan istri Gubernur Sulsel Liestiaty Fachrudin. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mantan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengunjungi Papua.

Keberadaan SYL sapaan akrabnya untuk membawa misi perdamaian , sekaligus membantu perekonomian di Papua bisa kembali normal.

Sebelumnya, Papua memang sempat menjadi sorotan publik Nusantara lantaran terjadi kerusuhan dibeberapa kota di Papua.

Hal itu terjadi adanya kerusuhan yang terjadi antara mahasiswa Papua dengan oknum Ormas di Surabaya dan Malang beberapa waktu.

Ironis, Bukan Daerah Terpencil Tapi Jenazah Warga di Takalar Ditandu Pakai Sarung 5 Kilometer

Farmasi Unhas Latih SMAN 13 Bone Cara Isolasi dan Ekstraksi DNA

Musim Kemarau, Provinsi Bali Tetap Kejar Tanam Padi! Segini Luas Wilayah Lahan Tanam 2018-2019

Berbarengan dengan insiden tersebut, muncul sebuah video di media sosial yang membikin masyarakat Papua resah.

Dimana adanya ucapan rasis yang dilontarkan seseorang dalam video.

SYL sendiri dan rombongan mengaku, kondisi Papua kini sudah sangat kondusif.

Kini, ia mengaku saatnya Papua mulai berbenah dan perekonomian harus kembali berjalan.

"Papua ini ekonominya bisa pulih kalau kondisi sudah baik. Oleh karena itu, yang didorong ke komunitas Nusantara khususnya orang Bugis Makassar agar ekonominya bisa segera pulih," papar SYL dikonfirmasi melalui sambungan telephon, Senin (2/9/2019).

Benerapa komunitas, pun telah dilakukan pertemuan oleh SYL.

Ironis, Bukan Daerah Terpencil Tapi Jenazah Warga di Takalar Ditandu Pakai Sarung 5 Kilometer

Farmasi Unhas Latih SMAN 13 Bone Cara Isolasi dan Ekstraksi DNA

Musim Kemarau, Provinsi Bali Tetap Kejar Tanam Padi! Segini Luas Wilayah Lahan Tanam 2018-2019

Mulai dari pemangku adat di Papua, suku, komunitas adat, hingga Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).

"Karena banyak yang hancur, itulah yang perlu dibicarakan dengan baik dengan pemerintah setempat. Sambil bagaimana para komunitas ini membantu perokonomian," jelasnya.

Ia berharap, masalah yang terjadi di Papua tidak kembali terulang dan bisa kembali pulih.

"Dan kita tidak boleh tambah problem. Kita juga harus bantu aparat negara khususnya polisi untuk menegakkan aturan dengan baik," pungkasnya.

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @wahyususanto_21

Langganan berita pilihan
tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved