Demo Kantor Bupati Aktivis Sebut Ada Lahan di Kuasai Asing di Jeneponto

Gabungan organisasi ini diantaranya, HMI, PMII, HPMT dan PPI yang mengatas namakan diri fraksi peduli keadilan.

Demo Kantor Bupati Aktivis Sebut Ada Lahan di Kuasai Asing di Jeneponto
ikbal/tribunjeneponto.com
Aktivis saat seruduk kantor bupati, Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Jeneponto. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Puluhan pemuda dari berbagai organisasi kemahasiswaan di Jeneponto melakukan unjuk rasa, Senin (2/9/2019) siang.

Gabungan organisasi ini diantaranya, HMI, PMII, HPMT dan PPI yang mengatas namakan diri fraksi peduli keadilan.

Mereka unjuk rasa dibeberapa titik pemerintahan di Jeneponto.

Seperti di kantor bupati, DPRD, dan Kejari Jeneponto.

TRIBUNWIKI: Jabat Ketua Sementara DPRD Mamuju, Ini Profil Azwar Anshari Habsi

Antisipasi Kebakaran Hutan di Sinjai Barat, Bhabinkamtibmas Botolempangan Pantau Hutan

Ada Lagi Video Viral Pemuda di Banjarmasin Berzina, Siapa Sangka Jika Inilah Pekerjaan Pemeran

Dalam pernyataan sikapnya, mereka mengungkapkan ada lahan di Jeneponto yang dikuasai asing.

Merekapun meminta pihak terkait segera melakukan upaya penyelidikan terhadap hak milik tanah yang diduga dikuasai orang asing.

"Kami meminta kepada pemerintah daerah, Kapolres, Kejari dan Badan Pertanahan Nasional untuk melakukan upaya penyelidikan berdasarkan kewenangan masing-masing atas dugaan Hak Kepemilikan atas Tanah oleh Seorang Warga Negara Asing," kata ketua HMI cabang Jeneponto membacakan pernyataan sikapnya.

TRIBUNWIKI: Jabat Ketua Sementara DPRD Mamuju, Ini Profil Azwar Anshari Habsi

Antisipasi Kebakaran Hutan di Sinjai Barat, Bhabinkamtibmas Botolempangan Pantau Hutan

Ada Lagi Video Viral Pemuda di Banjarmasin Berzina, Siapa Sangka Jika Inilah Pekerjaan Pemeran

"Warga asing diduga memperoleh tanah melalui jual-beli dan kemudian diatas tanah tersebut membangun tempat wisata yang notabene dapat dianggap berseberangan dengan adat istiadat dan kultur budaya lokal," tuturnya.

Merekapun menilai praktik tersebut tidak melalui proses dan mekanisme regulasi yang diatur dalam UU No 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

Aksi puluhan mahasiswa inipun mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

Langganan berita pilihan
tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved