Ibukota Pindah ke Kaltim, Mamasa Siap Jadi Penghasil Kopi dan Kentang

Rencana pemindahan ibukota ini disambut baik sebagian besar pemerintah daerah di Provinsi Sulawesi Barat, salah satunya Kabupaten Mamasa.

Ibukota Pindah ke Kaltim, Mamasa Siap Jadi Penghasil Kopi dan Kentang
TRIBUN TIMUR/SEMUEL MESAKARAENG
Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Pemindahan ibukota negara resmi diumumkan Presiden Joko Widodo pada konferensi pers di isitana negara Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Seperti dilansir Kompas.com, pemindahan ibukota berlokasi di dua kabupaten di Kalimantan Timur (Kaltim).

Yaitu sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim.

Rencana pemindahan ibukota ini disambut baik sebagian besar pemerintah daerah di Provinsi Sulawesi Barat, salah satunya Kabupaten Mamasa.

Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi mengungkapkan, pemindahan ibukota negara sangat menguntungkan Sulbar, khusunya Mamasa.

Menurut Ramlan, hal yang berpengaruh bagi Mamasa jika ibukota pindah, yaitu persoalan komunikasi.

Kata dia, jika ibukota pindah mkaa pemerintah daerah baik Provinsi maupun Kabupaten akan sangat mudah melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat.

Alasannya karena Sulbar dianggap cukup dekat dari Kalimantan Timur, baik melalui transportasi laut maupun transportasi udara.

Selain itu, yang paling berpengaruh kata Ramlan yakni peningkatan ekonomi masyarakat, di bidang pertanian.

"Dulunya hasil pertanian kita busuk, nanti kalau ibukota pindah maka akses pemasaran sudah lancar," ungkap Ramlan Kamis (29/8/2019) pagi.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved