September, PDIP Mulai Cari Balon Kepala Daerah Potensial
"Insya Allah bulan depan kita buka pendaftaran bakal calon kepala daerah dan wakilnya untuk 12 daerah. Paling lambat akhir September
Penulis: Abdul Azis | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDIP) Sulawesi Selatan, akan membuka pendaftaran bakal Calon kepala daerah (Cakada) pada Pilkada serentak 2020 mendatang.
"Insya Allah bulan depan kita buka pendaftaran bakal calon kepala daerah dan wakilnya untuk 12 daerah. Paling lambat akhir September," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PDIP Sulsel, Husain Junaid, kepada Tribun, Rabu (28/8/2019).
SR Ditemukan Berlumuran Darah di Rumahnya, Polisi Masih Olah TKP
TRIBUNWIKI: 6 Rumah Makan di Jalan Sulawesi, Mulai dari Menu Nasi Goreng Hingga Mie Titi
Ketua FKUB Dukung Penutupan THM di Luwu Timur
KABAR BURUK untuk Peserta BPJS Kesehatan, Pemerintah Resmi Naikkan Iuran 100%, Kapan Mulai Berlaku?
Husain menjelaskan, sistem pencalonan kepala daerah di 12 kabupaten/kota dilakukan dengan cara jemput bola atau seperti tahun sebelumnya.
Yakni mendatangi bakal calon kepala daerah yang akan maju bertarung pada pemilihan kepala daerah 2020 mendatang.
Hanya saja, Junaid menyatakan, seluruh calon yang mendaftar nantinya ditentukan oleh DPP.
"Disini kita menjaring, apapun keputusan DPP maka itu menjadi mutlak kita jalankan," tegasnya.
Meski dilakukan secara terbuka berdasarkan keinginan masyarakat, partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut tetap memprioritaskan kadernya. Hal itu ditegaskan Ketua DPD PDIP Sulsel Ridwan Andi Wittiri.
Ridwan sebelumnya mengatakan, DPD PDIP Sulsel meminta kepada seluruh kader yang ingin maju bertarung bersosialisasi ke masyarakat.
Ia memastikan pertainya memprioritaskan kader terbaiknya bertarung. Meski diakuinya, partainya tetap membuka ruang kepada figur eksternal yang ingin mengendarai partai berlambang Banteng moncong putih itu.
"Tapi sayakira tata caranya sama saja dulu, mulai dari penjaringan, terus kader di dahulukan, kalau kader tidak bisa nomor satu, kita nomor dua," Ridwan menegaskan.
Ridwan menegaskan bahwa partainya akan mengusung kader di Pilwali Makassar 2020 mendatang.
"Pasti kita usung kader, tapi kalau ada keputusan dari DPP, pasti putusan DPP kami jalankan begitu. DPP pasti utamakan kader, ada instruksinya," jelasnya.
Follow akun instagram Tribun Timur:
SR Ditemukan Berlumuran Darah di Rumahnya, Polisi Masih Olah TKP
TRIBUNWIKI: 6 Rumah Makan di Jalan Sulawesi, Mulai dari Menu Nasi Goreng Hingga Mie Titi
Ketua FKUB Dukung Penutupan THM di Luwu Timur
KABAR BURUK untuk Peserta BPJS Kesehatan, Pemerintah Resmi Naikkan Iuran 100%, Kapan Mulai Berlaku?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/husai-djunaid_20180318_154943.jpg)