Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

6 Fakta Perampokan Emas di Magetan yang Bawa Samurai & Pistol, ini Alasan Densus 88 Turun Tangan

6 Fakta Perampokan Emas di Magetan yang Bawa Samurai & Pistol, ini Alasan Densus 88 Turun Tangan

Editor: Ilham Arsyam

Aksi YT tersebut terjadi pada Selasa (22/12/2009) pukul 23.30 WIB.

Saat itu menghadiri kegiatan Bhakti Sosial Terpadu (BST) di Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan.

Akibat penusukan itu Muhtarom mengalami luka lecet karena obeng yang digunakan bengkok setelah dirampas oleh Wabup, Madiun Iswanto kala itu.

6. Pelaku tak akrab dengan tetangga

Hal itu dikatakan ketua RT Desa Sukolilo, Sumantri (55).

YT tidak pernah mengikuti kegiatan kampung di sekitar tempat tinggalnya.

"Nggak pernah datang kalau ada kegiatan warga. Diundang nggak pernah datang, kenduren nggak pernah datang. Tapi kalau diundang acara mantenan datang," kata Sumantri, saat ditemui di rumahnya, Sabtu (24/8/2019) malam.

Sumantri menuturkan, sehari-hari YT tinggal bersa istrinya, berinial H dan dua anaknya R dan N.

Warga setempat termasuk dirinya tidak mengetahui apa pekerjaan YT.

"Nggak tahu kerjanya apa. Cuma kalau pagi dia mengantar istrinya ke Pasar Kincang," jelasnya.

Dia mengaku kaget, begitu mendapat kabar tetangganya ditangkap oleh polisi karena merampok toko emas di Magetan.

Ia mengetahui YT ditangkap setelah melihat video penampakannya yang banyak menyebar di berbagai media sosial.

"Ya kaget, tadi waktu lihat videonya," tuturnya.

Ia mengaku beberapa kali rumah YT, ramai didatangi sejumlah orang.

Namun, ia tidak mengetahui aktivitas apa saja yang dilakukan di rumah tersebut.

Senada dikatakan oleh Henry Fahrudin (49) warga Jalan Diponegoro, Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

Henry mengatakan, YT tidak pernah bergaul dengan para pedagang di Pasar Sumur Tiban atau yang dikenal Pasar Kincang.

"Orangnya cenderung tertutup. Hampir tiap hari ketemu, dia kan tiap pagi mengantar istrinya. Istrinya jualan di kios itu," kata Henry sambil menunjukan kios yang disewa istri YT.

Di kios tersebut, istri YT berjualan plastik kemasan makanan dan minuman.

Henry menambahkan, beberapa bulan sebelumnya, ia sempat melihat lampu rumah milik keluarga YT di Pasar Kincang menyala pada malam hari.

Padahal, biasanya rumah yang digeledah Densus 88 Anti Teror, Sabtu (24/8/2019) sore tadi tidak berpenghuni.

"Sekitar tiga bulan terakhir ini, lampunya menyala. Tapi pintunya ditutup," imbuhnya.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul 6 FAKTA Perampokan Emas di Magetan yang Bawa Samurai dan Pistol, Salah Satu Senjata Ternyata Palsu, https://surabaya.tribunnews.com/2019/08/25/6-fakta-perampokan-emas-di-magetan-yang-bawa-samurai-dan-pistol-salah-satu-senjata-ternyata-palsu?page=all.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved