Wali Kota Parepare Minta PNS Berintegritas di Acara Pelatihan CPNS 2019
Pelatihan CPNS ini, bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sulawesi Selatan.
Penulis: Darullah | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-PAREPARE.COM, PAREPARE - Wali Kota Parepare, Taufan Pawe membuka secara resmi Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Gol II dan III Pemerintah Kota Parepare, Kamis (22/8/2019) siang.
Pelatihan CPNS ini, bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sulawesi Selatan.
Ini Kronologis Kecelakaan Avanza Tabrak Truk Molen di Garessi Barru, Penumpang Jadi Korban Ada Lima
Gelar Donor Darah, PT GMTD Tbk Kumpulkan 101 Kantong
Angin Kencang, Dua Rumah di Pulau Sarappo Pangkep Rusak
Vanessa Angel Mengaku Pernah Dibayar Rp 500 juta, Hotman Paris: Itu Butuh Berapa Lama?
5 Tersangka Mangkraknya Pembangunan Jembatan Bosolia Jeneponto Dijerat UU Tipikor
Turut Hadir pada pelaatihan ini, Sekda Pemkot Parepare Iwan Asaad, Kepala BPSDM Imran Jauzi, PLT BKPSDMD Gustam Kasim dan jajaran Pemkot Parepare.
Dalam sambutnnya, Taufan Pawe mengatakan, pihaknya mulai dulu tidak setuju dengan namanya Prajabatan.
"Dari dulu saya tidak pernah sependapat dengan namanya perajabatan," ucapnya.
"Seolah-olah kalau ikut prajabatan, berarti akan dapat jabatan semua nantinya," tutur Taufan Pawe.
Lanjutnya, perlu dipahami, bahwasanya jabatan itu bukan hak, kalau jabatan itu adalah hak, maka semua pegawai negeri sipil akan mendapat jabatan.
"Jabatan itu adalah penilaian, karna hal itu adalah penilaian, maka yang dibutuhkan adalah kinerja," paparnya.
Lebih lanjutnya, peserta pelatihan dasar CPNS, perlu diketahui anda itu dalam posisi mendulang pahala, kalau anda mengabdikan diri dengan niat tang tulus, ihlas, mengabdi untuk masyarakat.
"Janganlah menjadi pegawai negeri sipil yang hanya menjadi beban negara, beban daerah," harap Wali Kota Parepare.
Lebih lanjutnya lagi, harapan saya dari pelatihan ini, akan lahir PNS yang berintegritas.
"Karna PNS yang berintegritas, maka dalam keperibaduannya akan ada kapasitas, loyalitas, dan pada akhirnya dia menjadi sosok yang produktifitas," terang Taufan Pawe.
Imran Jauzi juga mengatakan dalam sambutannya, bahwa ada perbedaan antra kurikulum lama dengan korikulum baru.
"Kurikukum lama pekananya terhadap pengetahuan umum," kata Imran.
"Sedangakan kurikulum yang baru, penekanannya terhadap tahapan nilai-nilai dasar," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pelatihan-cpns-pemkot-parepare.jpg)