Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Libatkan Kemenag, Kejari Tana Toraja Gelar Siraman Rohani Kepada Pegawai

Kejaksaan Negeri bekerjasama dengan Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Tana Toraja.

Tayang:
Penulis: Risnawati M | Editor: Syamsul Bahri
Andi Baly
Kejari Tana Toraja melaksanakan kegiatan siraman rohani kepada pegawainya di Aula Kantor Kejari Makale, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Sulsel. / 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana Toraja melaksanakan kegiatan siraman rohani kepada pegawainya di Aula Kantor Kejari Makale, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Sulsel.

Kejaksaan Negeri bekerjasama dengan Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Tana Toraja.

Pelaku Pencabulan Murid SD Dua Tahun Lalu Baru Terungkap

MA Nyatakan Tidak Bersalah, Taufan Ansar : Alhamdulillah

Mempelai Wanita Langsung Jadi Yatim Piatu di Hari Pernikahannya,Ijab Qabul di Samping Jenazah Ibunya

SilkAir Travel Fair 2019 Kembali Digelar di Makassar

Temui Warga Papua, Kapolres; Jangan Khawatir Tinggal di Barru

Pegawai Kejari Tana Toraja hadir berasal dari PNS maupun non PNS yang mengabdi di kantor.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tana Toraja, Jefri Penanging Makapedua mengundang Kepala Seksi Bimas Islam, H Tamrin Lodo untuk menyampaikan pesan moral dan agama melalui tema 'Pentingnya Memahami Pokok-pokok Agama'.

"Pegawai perlu dibina iman dan moralnya untuk menjadikannya sebagai pegawai dapat bekerja dengan jujur, ulet, disiplin dan berkarakter," ujar Jefri.

Kejari Tana Toraja melaksanakan kegiatan siraman rohani kepada pegawainya di Aula Kantor Kejari Makale, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Sulsel. /
Kejari Tana Toraja melaksanakan kegiatan siraman rohani kepada pegawainya di Aula Kantor Kejari Makale, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Sulsel. / (Andi Baly)

Lanjut Jefri, sinergitas lintas instasi di pemerintahan perlu dilakukan bersama, seperti dari Kementerian Agama.

"Kawan kita dari Kemenag Tana Toraja sudah merupakan bagian dari kita sendiri," pungkasnya.

Sementara, H Tamrin Lodo membawakan materi kebingungan karena pegawai Kejari Tana Toraja hadir berasal dari latar belakang agama berbeda.

"Awalnya saya heran karena pegawai muslim dan non muslim disatukan, sehingga saya sedikit bingung akan menyampaikan materi ini," ungkap Tamrin dalam rilisnya, Kamis (22/8/2019).

Sehingga, Tamrin hanya menyampaikan materi berupa pesan-pesan moral dan mengulas hal bersifat umum seperti mengkaji arti dan makna syahadatain.

Serta kesesuaiannya dengan 10 hukum taurat terutama poin pertama tentang keesaan Tuhan.

Laporan Wartawan TribunToraja.com, @cinnank17

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

 

Pelaku Pencabulan Murid SD Dua Tahun Lalu Baru Terungkap

MA Nyatakan Tidak Bersalah, Taufan Ansar : Alhamdulillah

Mempelai Wanita Langsung Jadi Yatim Piatu di Hari Pernikahannya,Ijab Qabul di Samping Jenazah Ibunya

SilkAir Travel Fair 2019 Kembali Digelar di Makassar

Temui Warga Papua, Kapolres; Jangan Khawatir Tinggal di Barru

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved