10 Sekolah di Dompu Meningkatkan Performanya Berkat SLI
Program kerja sama Dompet Dhuafa Pendidikan dengan inovasi in, telah memberikan manfaat kepada 10 sekolah tingkat dasar di Kecamatan Hu' u, Kabupaten
Penulis: CitizenReporter | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM - Program Sekolah Literasi Indonesia (SLI) di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat resmi berakhir, Selasa (13/8/2019) lalu.
Program kerja sama Dompet Dhuafa Pendidikan dengan inovasi in, telah memberikan manfaat kepada 10 sekolah tingkat dasar di Kecamatan Hu' u, Kabupaten Dompu.
“Atas adanya program ini, rata-rata kemampuan literasi siswa meningkat. Tak hanya siswa yang mengalami peningkatan, performa mengajar guru pun ikut meningkat,” ungkap Abdul Khalim.
Sekolah Literasi Indonesia. Andi Ahmadi, Koordinator SLI juga menyampaikan rasa bangganya terhadap pencapaian sekolah
penerima manfaat.
Anak Petani Asal Bontolohe Bulukumba Raih Gelar Doktor dengan Nilai Cumlaude
TRIBUNWIKI: Bonde Utara, Desanya Pelaut Tangguh
Penampilan Terbaru Istri Ahok, Puput Nastiti Devi, Bikin Pangling, Veronica Tan Tulis Punya Hati
“Performa sekolah yang bisa diukur performanya melalui MPC4SP (Makmal Pendidikan Criterias for School Performance) rata-rata juga meningkat," katanya.
"Dengan skor peningkatan tertinggi mencapai 96% dari angka semula. Ini tentu saja sebuah prestasi yang membanggakan,” ujarnya.
Seluruh sekolah penerima manfaat mengalami peningkatan performa berdasarkan penilaian MPC4SP tersebut.
Poin kenaikan tertinggi adalah sebesar 345 poin dan kenaikan terendah hanya 3 poin saja.
“Seluruh sekolah meningkat skornya pada indikator Pengembangan Kurikulum, dan Ceruk Ilmu dan Perpustakaan," ujar dia.
"Namun ada juga skor yang hanya meningkat di 4 sekolah saja, yaitu pada indikator Nilai dan Keyakinan serta 5R dan Ramah Hijau,” sambung Andi.
Anak Petani Asal Bontolohe Bulukumba Raih Gelar Doktor dengan Nilai Cumlaude
TRIBUNWIKI: Bonde Utara, Desanya Pelaut Tangguh
Penampilan Terbaru Istri Ahok, Puput Nastiti Devi, Bikin Pangling, Veronica Tan Tulis Punya Hati
Andi juga menjabarkan akumulasi peningkatan skor pada seluruh indikator di 10 sekolah.
“Skor awal rata-rata untuk indikator Pengembangan Kurikulum adalah 36 poin, kemudian meningkat 29 poin," ujarnya.
"Sehingga rata-rata akhir menjadi 65 poin. Untuk indikator Ceruk Ilmu dan Perpustakaan mengalami peningkatan sebesar 10 poin, dari skor awal 14 poin menjadi 24 poin,"
Sedangkan indikator Nilai dan Keyakinan hanya meningkat 1 poin dari 23 ke 24 poin.
Terakhir indikator 5R dan Ramah Hijau, awalnya 25 poin kemudian di akhir menjadi 26 poin, artinya hanya meningkat 1 poin juga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/program-sekolah-literasi-indonesia-sli-di-kabupaten-dompu.jpg)