Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Musim Kemarau, Bupati Gowa Minta Warga Waspadai Kebakaran Hutan

Ia menilai, hutan dan lahan adalah salah satu sumber daya vital dalam pembangunan dan keberlangsungan kehidupan.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
ari/tribungowa.com
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan memimpin Apel Gelar Terpadu Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Selasa (20/8/2019) hari ini. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, meminta masyarakat waspada terhadap kebakaran hutan pada musim kemarau saat ini.

Ia menilai, hutan dan lahan adalah salah satu sumber daya vital dalam pembangunan dan keberlangsungan kehidupan.

Untuk itu, perlu pemeliharaan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan termasuk di wilayah Kabupaten Gowa.

Besok, Gaspa Palopo Mulai Seleksi Pemain Liga 3

TRIBUNWIKI: Profil Penyanyi Cilik Calista Amadea, Ciptakan Lagu Tentang Persaudaraan

Barang Bukti Legislatif Terpilih Makassar yang Ditangkap Polrestabes

"Ini sudah masuk pada musim kemarau, potensi terjadinya kebakaran sangat memungkinkan terjadi," kata Adnan, Selasa (20/8/2019).

Orang nomor satu Pemkab Gowa ini mencontohkan, tidak membakar sampah sembarangan.

Adnan Purichta memimpin Apel Gelar Terpadu Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Selasa (20/8/2019) hari ini.

Apel tersebut berlangsung di Wilayah Kabupaten Gowa di Lapangan Kantor Manggala Agni KLHK Daops Gowa di Kelurahan Lanna, Kecamatan Parangloe.

Pada apel tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni, Wakapolres Gowa Muh Fajri, Dandim 1409 Gowa Letkol Arh Muh. Syuaib, Kajari Gowa Basyar Rifai, para pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa, Camat dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Parangloe.

Menurut Adnan, dibutuhkan dukungan kerja sama dalam pemeliharaan hutan. Masyarakat sekitar juga mesti turut aktif.

Begitupun partisipasi dan bantuan dari berbagai pihak mulai dari jajaran Forkopimda, seluruh dinas, organisasi masyarakat, oraganisasi pemuda dan pihak lainnya.

"Perlu adanya peningkatan komunikasi dan koordinasi," imbuh Adnan.

Kebakaran hutan ini dinilai menjadi perhatian serius. Karena disadari seiring dengan perubahan iklim yakni kemarau dan kering yang terjadi saat ini, sangat berpotensi memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Ada lima point utama yang ia harapkan dapat menjadi perhatian masyarakat dan seluruh pihak.

Pertama, tingkatkan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap potensi karhutla. Kedua, tingkatkan komunikasi, koordinasi dan kerjasama terhadap penanganan karhutla.

Ketiga, siapkan personil utamanya bagi pihak TNI/Polri dan anggota Manggala Agni KLHK Daops, sarana dan peralatan berkaitan dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved