Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tujuh Desa dan Ratusan Rumah Warga Terendam Banjir di Luwu

Khusus Kecamatan Larompong ada tiga desa yaitu, Desa Rante Belu, Riwang, dan Buntu Matabing.

Penulis: Desy Arsyad | Editor: Sudirman
desy arsyad / tribun timur
suasana banjir di jalan poros di Desa Dadeko, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Senin (19/8/2019). 

TRIBUNLUWU.COM, LAROMPONG - Sedikitnya tujuh desa di dua kecamatan di Kabupaten Luwu, terdampak banjir, Senin (19/8/2019).

Khusus Kecamatan Larompong ada tiga desa yaitu, Desa Rante Belu, Riwang, dan Buntu Matabing.

Sementara di Kecamatan Larompong Selatan ada empat desa yaitu, Desa Sampano, Dadeko, Salusana, dan Temboe.

Dari tujuh desa tersebut ratusan rumah terkena dampak banjir.

Balai Mulai Ukur 2 Jembatan di Kota Masamba Luwu Utara

3 Link Live SCTV Live Streaming Timnas U-18 Indonesia vs Myanmar - Incar Posisi 3 Piala AFF U18 2019

Sekprov Sulsel Belum Tahu Rencana Rotasi, NA: Pelan-pelan Agar Tak Diangket Lagi

Warga Jakarta, Jawa Barat & Banten, Situs pln.co.id Cek Jumlah Ganti Rugi PLN Tak Bisa Diakses

Tujuh sekolah juga ikut terdampak. Terdiri dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Madrasah Tsanawiah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).

Data tersebut dilaporkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu, Rahman Bandaria.

Banjir ini diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi di Luwu dini hari tadi.

Air dari hulu menyusuri sungai meluap, hingga menggenangi rumah warga dan fasilitas publik.

"Ketinggian air di jalan poros antara 60 sampai 100 sentimeter. Air menggenangi pemukiman rumah warga tinggi air sekitar 100 hingga 150 sentimeter," ujarnya.

suasana banjir di jalan poros di Desa Dadeko, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Senin (19/8/2019).
suasana banjir di jalan poros di Desa Dadeko, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Senin (19/8/2019). (desy arsyad / tribun timur)

Banjir juga menggenangi badan jalan poros yang mengakibatkan kemacetan.

"Air mulai naik di badan jalan pada pukul 06.00 Wita, mengakibatkan kendaraan macet sampai kurang lebih tiga kilometer," katanya.

TRC BPBD Luwu langsung melakukan peninjauan kelokasi kejadian, mengevakuasi barang barang warga, mengambil data dan dokumentasi di tempat kejadian.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dan kini air di lokasi sudah surut dan lalu lintas yang sempat macet sudah bisa dilalui kendaraan.

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, @desy_arsyad

Langganan Berita Pilihan 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved