Sudah 6 Jam, Jalan Trans Sulawesi di Luwu Masih Lumpuh

Banjir merendam Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Dadeko, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan

Sudah 6 Jam, Jalan Trans Sulawesi di Luwu Masih Lumpuh
TRIBUN TIMUR/DESY ARSYAD
Kemacetan terjadi di Desa Dadeko, Kecamatan Larompong Selatan, Luwu. Banjir merendam Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Dadeko, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (19/8/2019). 

TRIBUNLUWU.COM, LAROMPONG SELATAN - Banjir merendam Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Dadeko, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (19/8/2019).

Ketinggian air di badan jalan mencapai paha orang dewasa.

Kendaraan tidak dapat melintas. Arus lalu lintas lumpuh masih lumpuh.

Baca: BREAKING NEWS: Banjir, Jalan Trans Sulawesi di Luwu Lumpuh Total

Mobil yang menerobos banjir mogok, dan harus didorong warga bersama personil Polres Luwu dan BPBD.

Personel gabungan sudah siaga di lokasi terdampak banjir sejak pagi tadi.

Kemacetan terjadi di Desa Dadeko, Kecamatan Larompong Selatan, Luwu.  Banjir merendam Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Dadeko, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (19/8/2019).
Kemacetan terjadi di Desa Dadeko, Kecamatan Larompong Selatan, Luwu. Banjir merendam Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Dadeko, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (19/8/2019). (TRIBUN TIMUR/DESY ARSYAD)

"Sudah hampir enam jam lumpuh total, kami evakuasi warga menggunakan mobil operasional Sat Shabara," kata Kasat Shabara Polres Luwu, AKP Abu Bakar.

Penumpukan kendaraan terjadi dari dua arah, arah selatan dan utara.

Ratusan kendaraan masih mengantri sepanjang tiga kilometer dari dua arah.

Untuk mengurai penumpukan kendaraan, polisi memberlakukan buka tutup jalan.

"Mobil truk dan sebagian mobil angkutan umum, kita upayakan bisa melintas, tapi harus ekstra hati-hati," kata , Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Muhtari.

Halaman
12
Penulis: Desy Arsyad
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved