Pertamina Depot LPG Lestarikan Terumbu Karang di Pulau Kodingareng Lompo

Kontribusi sumber daya hayati pesisir saat ini terbanyak untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat dari perikanan pesisir dan laut.

Pertamina Depot LPG Lestarikan Terumbu Karang di Pulau Kodingareng Lompo
Dok Pertamina
Pertamina Depot LPG Lestarikan Terumbu Karang di Pulau Kodingareng Lompo 

TRIBUN-TIMUR.COM - Seiring perkembangan zaman wilayah pesisir merupakan kawasan padat aktivitas karena mempunyai sumber daya hayati yang tinggi.

Kontribusi sumber daya hayati pesisir saat ini terbanyak untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat dari perikanan pesisir dan laut.

Kebijakan pengembangan ekonomi padat karya dan berbasis bahan baku serta ekstraktif, menimbulkan kerusakan kawasan pesisir dan pulau kecil akibat kegiatan penambangan mineral, bahan baku konstruksi, reklamasi untuk infrastruktur baru, budidaya perikanan pesisir dan lain-lain.

Beberapa kegiatan-kegiatan ekstraktif tersebut, sampai saat ini masih terus dilakukan, apabila terus berlanjut, akan sangat mengancam kelestarian serta daya dukung wilayah pesisir dan pulau kecil yang merupakan sumber kehidupan masyarakat sejak lama.

Salah satu pulau yang menerima dampak eksploitasi langsung yaitu Pulau kodingareng.

Pulau ini termasuk pulau berpenghuni cukup padat yang memanjang dari arah utara ke selatan dengan luas wilayah 14 ha.

Dengan jumlah penduduk sebanyak 4526 yang terdiri dari 2276 laki-laki dan 2250 perempuan.

Dengan jumlah kk sebanyak 1081. Kodingareng sendiri terdiri dari 6 RW dan 16 RT.

Setiap tahun pulau ini mengalami abrasi akibat benteng alam dalam hal ini terumbu karang mengalami terlalu banyak tekanan.

Selain itu, keberadaan pohon di pesisir pantai pun sangat kurang akibat penebangan, terpaan angin dan hempasan air pasang.

Halaman
12
Editor: Sakinah Sudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved