200 Brimob Polda Sulsel Dikirim ke Papua Barat, 50 dari Bone

Hal tersebut menyikapi kericuhan terjadi di daerah yang dahulu bernama Irian Jaya Barat tersebut.

200 Brimob Polda Sulsel Dikirim ke Papua Barat, 50 dari Bone
Justang/ Tribun Bone
Kompol Nur Ichsan memimpin apel pemberangkatan di Mako Batalyon C Pelopor, Kota Watampone, Senin (19/8/2019) sore. 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG- Sebanyak 200 personel Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) ditugaskan ke Manokwari, Papua Barat.

Hal tersebut menyikapi kericuhan terjadi di daerah yang dahulu bernama Irian Jaya Barat tersebut.

Belum Tersentuh Bantuan, Siswa Madrasah Mammeso Gowa Belajar di Ruang Tak Layak

CPNS 2019- Pendaftaran Simulasi CAT BKN Area Makassar & Palu, Registrasi di Link makassar.bkn.go.id

Nurdin Abdullah Desak Penegak Hukum Usut Bagi-bagi Proyek di Pemprov Sulsel

Perokok Dilarang Masuk di Batua Raya 7 Makassar

VIDEO: Detik-detik Pengambilan Sumpah Anggota DPRD Bulukumba Priode 2019-2024

Dari 200 personel Brimob Polda Sulsel, sebanyak 50 diantaranya adalah personel Batalyon C Pelopor yang bermarkas di Kota Watampone, Kabupaten Bone.

Komandan Batalyon C Pelopor Kompol Nur Ichsan menuturkan personelnya bakal bergabung dengan Personel Batalyon A dan B di Makasaar.

"Kami dari Batalyon C, BKO ke Papua Barat sebanyak 50 orang nantinya bakal bergabung ke Batalyon B 50 orang dan Batalyon A 100 orang berangkat dari Makassar ke Papua Barat," kata Kompol Nur Ichsan usai apel pemberangkatan di Mako Batalyon C Pelopor, Jl MH Tamrin, Kecamatan Tanete Riattang, Kota Watampone, Senin (19/8/2019).

Ia menjelaskan sebanyak 50 personil anggota Batalyon C Pelopor Bone Polda Sulsel yang dikirim itu untuk mengatasi gangguan Kamtibmas di Manokwari.

Kompol Nur Ichsan memimpin apel pemberangkatan di Mako Batalyon C Pelopor, Kota Watampone, Senin (19/8/2019) sore.
Kompol Nur Ichsan memimpin apel pemberangkatan di Mako Batalyon C Pelopor, Kota Watampone, Senin (19/8/2019) sore. (Justang/ Tribun Bone)

"Kami diminta untuk membantu Polda Papua Barat. Kalau untuk lama BKO, tergantung situasi disana, kalau dalam seminggu bagus bisa pulang, kalau situasi berkembang yeah mereka menunggu sampai situasi disana kondusif,"jelasnya.

Tim Batalyon C Pelopor ke Papua Barat dipimpin langsung Komandan Kompi(Dangki) 1 Iptu Muh Rais.

Diketahui, kerusuhan terjadi di Manokwari, Papua Barat, hingga Senin (19/8/2019).

Suasana di pusat ekonomi, jasa dan perkantoran di kota Dagang terbesar kedua di Papua Barat, dilaporkan kian mencekam.(TribunBone.com).

Laporan Wartawan TribunBone.com @juzanmuhammad

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Belum Tersentuh Bantuan, Siswa Madrasah Mammeso Gowa Belajar di Ruang Tak Layak

CPNS 2019- Pendaftaran Simulasi CAT BKN Area Makassar & Palu, Registrasi di Link makassar.bkn.go.id

Nurdin Abdullah Desak Penegak Hukum Usut Bagi-bagi Proyek di Pemprov Sulsel

Perokok Dilarang Masuk di Batua Raya 7 Makassar

VIDEO: Detik-detik Pengambilan Sumpah Anggota DPRD Bulukumba Priode 2019-2024

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved