PLN Tanam 2.000 Pohon di DAS Mamasa
UPDK Bakaru sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sehingga mau tidak mau partisipasi dan kerja sama pihak masyarakat kita tingkatkan.
Penulis: Gusnadi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dalam rangka penghijauan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mamasa, PT PLN (Persero) bersama SMAN 1 Sumarorong melaksanakan kegiatan penggiat lingkungan, Selasa (13/8/2019).
Kegiatan yang digagas Kepala Sekolah SMAN 1 Sumarorong, Arizenjaya bernama Program Tanam Pohon Pancasila. Dalam rilisnya ke Tribun, Rabu (14/8/2019), ia menuturkan kegiatan ini dilaksanakan karena adanya lahan kritis yang sangat merisaukan masyarakat sekitar.
Salah satunya SMAN 1 Sumarorong yang berada di sekitar DAS Mamasa. DAS Mamasa merupakan hulu dan catchment area (daerah tangkapan hujan) PLTA Bakaru.
Program Tanam pohon Pancasila ini sudah dilakukan dua tahun berturut-turut.
Di 2018 berhasil menanam 2.000 tanaman jati putih dan sengon dan di 2019 kembali menanam 2.000 pohon jati putih, tanjung, dan sengon yang disiapkan oleh Balai DAS dan Hutang Lindung Lariang- Mamasa.
Baca: Bantaeng Festival Day, PLN Kampanyekan Pengunaan Energi Ramah Lingkungan
Baca: Bantaeng Festival Day, PLN Jamin Ketersediaan Listrik Selama Acara
Setiap tahunnya siswa yang berpartisipasi sebanyak 400 siswa dari SMAN 1 Sumarorong.
Sementara itu, Manager UPDK Bakaru, Bambang Dwi P menuturkan keterlibatan dalam Tanam Pohon Pancasila ini merupakan bentuk program penggiat lingkungan dan menanam pohon sebagai upaya membangun kepedulian masyarakat dalam pelestarian lingkungan.
“UPDK Bakaru sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sehingga mau tidak mau partisipasi dan kerja sama pihak masyarakat kita tingkatkan,” ujarnya.
Ia berharap ke depan pihaknya bisa menjaga kuantitas inflow PLTA Bakaru dengan optimal yang merupakan buah dari pelestarian lingkungan yang dilakukan oleh Siswa SMAN 1 Sumarorong.
Bantuan 20 Tenda hingga Tandon
UNIT Pelaksana Pengendalian Pembangkitan Bakaru juga menyerahkan bantuan 20 unit tenda regu Pramuka, 40 buah linggis, 10 roll selang, dan 3 buah tandon kapasitas 1.050 liter serta pengangkutan pohon ke lokasi penanaman.
Hal ini untuk menunjang Program Penggiat Lingkungan UPDK Bakaru bersama SMAN 1 Sumarorong.
Baca: Cerita Taufik, Dispatcher PLN yang 24 Jam Nonstop Jaga Pasokan Listrik
Baca: PLN UIP Sulawesi Mau Bangun SUTT 150 KV dari Mamuju ke Topoyo
“Ke depannya kerjas ama ini akan terus berlanjut sebagai rencana jangka panjang penanganan DAS Mamasa dalam hal ini catchment area PLTA Bakaru untuk menghijaukannya kembali,” kata Pejabat Pelaksana Lingkungan UPDK Bakaru, Muh Firmansyah Fattah.
Dirangkaikan Program K-13
Kegiatan penghijauan ini dirangkaikan dengan program implementasi Kurikulum 2013 (K-13) yakni ekstrakulikuler pramuka yang wajib dilaksanakan sekolah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pln-di-das-mamasa.jpg)