PLN UIP Sulawesi Mau Bangun SUTT 150 KV dari Mamuju ke Topoyo
Pembersihan ini harus dilakukan mengingat jalur lintasan harus bersih dari tanaman atau tegakan sebelum penarikan kabel
Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Hasriyani Latif
Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam
TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Dalam rangka meningkatkan rasio elektrifikasi, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi Bagian Selatan menggenjot pembangunan Infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Sulawesi Barat.
Salah satunya adalah pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt dari Mamuju ke Topoyo .
Saat ini pembangunan sedang memasuki tahap pembersihan dari tanaman ataupun bangunan dan tegakan yang berada di bawah jaringan transmisi.
Baca: Kecewanya Najwa Shihab Bos PLN Tak Hadir di Mata Najwa Tadi Malam, Presiden Jokowi Marah Diputar
Baca: Harus Bayar Ganti Rugi ke Pelanggan Rp 839,88 Miliar, PLN Potong Gaji Pegawai,Serikat Pekerja Tolak?
"Dalam istilah PLN tahap ini disebut Right Of Way (ROW)," ujar General Manager PLN UIP Sulbagsel, I Putu Riasa, Kamis (8/8/2019).
Menurutnya, pembersihan ini harus dilakukan mengingat jalur lintasan harus bersih dari tanaman atau tegakan sebelum penarikan kabel (stringing) dimulai.
"Agar nantinya tidak ada tanaman maupun tegakan/bangunan yang bisa menganggu keamanan SUTT dan dapat menyebabkan gangguan pada sistem," tuturnya.
Pembersihan ini dilakukan dengan merujuk ke Peraturan Menteri ESDM No 27 Tahun 2018 tentang Kompensasi atas Tanah, Bangunan dan /atau tanaman yang berada di Bawah Ruang bebas Jaringan Transmisi Tenaga Listrik.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/petugas-pln-lakukan-pembersihan.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/petugas-pln-membersihkan-1.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/petugas-pln-membersihkan-2.jpg)