PLN UIP Sulawesi Mau Bangun SUTT 150 KV dari Mamuju ke Topoyo

Pembersihan ini harus dilakukan mengingat jalur lintasan harus bersih dari tanaman atau tegakan sebelum penarikan kabel

PLN UIP Sulawesi Mau Bangun SUTT 150 KV dari Mamuju ke Topoyo - petugas-pln-lakukan-pembersihan.jpg
dok PLN
Petugas sedang melakukan pembersihan tanaman yang berada di bawah jaringan
PLN UIP Sulawesi Mau Bangun SUTT 150 KV dari Mamuju ke Topoyo - petugas-pln-membersihkan-1.jpg
dok PLN
Petugas sedang melakukan pembersihan tanaman yang berada di bawah jaringan transmisi di wilayah Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (8/8/2019).
PLN UIP Sulawesi Mau Bangun SUTT 150 KV dari Mamuju ke Topoyo - petugas-pln-membersihkan-2.jpg
dok PLN
Petugas sedang melakukan pembersihan tanaman yang berada di bawah jaringan transmisi di wilayah Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (8/8/2019).

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Dalam rangka meningkatkan rasio elektrifikasi, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi Bagian Selatan menggenjot pembangunan Infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Sulawesi Barat.

Salah satunya adalah pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt dari Mamuju ke Topoyo .

Saat ini pembangunan sedang memasuki tahap pembersihan dari tanaman ataupun bangunan dan tegakan yang berada di bawah jaringan transmisi.

Baca: Kecewanya Najwa Shihab Bos PLN Tak Hadir di Mata Najwa Tadi Malam, Presiden Jokowi Marah Diputar

Baca: Harus Bayar Ganti Rugi ke Pelanggan Rp 839,88 Miliar, PLN Potong Gaji Pegawai,Serikat Pekerja Tolak?

"Dalam istilah PLN tahap ini disebut Right Of Way (ROW)," ujar General Manager PLN UIP Sulbagsel, I Putu Riasa, Kamis (8/8/2019).

Menurutnya, pembersihan ini harus dilakukan mengingat jalur lintasan harus bersih dari tanaman atau tegakan sebelum penarikan kabel (stringing) dimulai.

"Agar nantinya tidak ada tanaman maupun tegakan/bangunan yang bisa menganggu keamanan SUTT dan dapat menyebabkan gangguan pada sistem," tuturnya.

Pembersihan ini dilakukan dengan merujuk ke Peraturan Menteri ESDM No 27 Tahun 2018 tentang Kompensasi atas Tanah, Bangunan dan /atau tanaman yang berada di Bawah Ruang bebas Jaringan Transmisi Tenaga Listrik.(*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved