KSAD Jend Andika Perkasa Ungkap Kondisi Enzo Allie di Akmil, Tak Boleh Komunikasi dengan Orang Luar

KSAD Jenderal Andika Perkasa ungkap kondisi Enzo Allie saat ini di Akmil, tak boleh komunikasi dengan orang luar.

KSAD Jend Andika Perkasa Ungkap Kondisi Enzo Allie di Akmil, Tak Boleh Komunikasi dengan Orang Luar
HANDOVER
Enzo Allie saat diperiksa Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto. 

* Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

2. Persyaratan lain:

* Laki-laki, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.

* Berijazah minimal SMA/MA dengan ketentuan nilai UAN sebagai berikut:

a. Lulusan SMA/MA tahun 2015, program IPA dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 55,00,

b. Lulusan SMA/MA tahun 2016, program IPA dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 50,00,

c. Lulusan SMA/MA tahun 2017, program IPA, lulus UAN dengan nilai rata-rata minimal 47,00 dan khusus lulusan daerah Kalbar, NTB, NTT, Papua dan Sulbar (khusus putra asli) nilai UN rata-rata program IPA minimal 40,00,

d. Lulusan SMA/MA tahun 2018, program IPA, lulus UAN dengan nilai ujian nasional rata-rata minimal 46,00,

e. Lulusan SMA/MA tahun 2019, program IPA dan IPS, nilai rata-rata minimal UAN akan ditentukan kemudian.

* Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.

* Belum pernah kawin dan sanggup tidak kawin selama dalam pendidikan pertama sampai dengan 1 (satu) tahunsetelah selesai pendidikan pertama.

* Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun.

* Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

* Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi:

a. administrasi,

b. kesehatan,

c. jasmani,

d. mental ideologi,      

e. psikologi, dan          

f. akademik.     

3. Persyaratan tambahan:

* Harus ada surat persetujuan orang tua/wali dan selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun.

* Hidak berlaku nilai remedial dan bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud atau Disdik Kota/Kabupaten.

* Hidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.

* Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama. 

* Memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif.(*)

Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved