Walikota Parepare Ajak Warganya Perangi Penggunaan Plastik
Daging dari hasil pemotongan sapi kurban Taufan, dikemas kedalam dus box yang biasnya digunakan membungkus kue atau nasi.
Penulis: Darullah | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-PAREPARE.COM, PAREPARE - Wali Kota Parepare, H Taufan Pawe meminimalisir pengurangan kantongan plastik saat pengemasan daging kurbannya yang akan dibagikan kepada masyarakat, Senin (12/8/2019).
Daging dari hasil pemotongan sapi kurban Taufan, dikemas kedalam dus box yang biasnya digunakan membungkus kue atau nasi.
Warga Desa Lauwa Pitumpanua Wajo Butuh Tempat Sampah
Komunitas Rumah Baca SAKU Selayar Menolak Aksi Sweeping Buku BMI
Kementan Pacu Sinergitas Sistem Perbenihan Tanaman Pangan
Kecepatan Angin Jeneponto Capai 28 Kilometer Per Jam
FOTO-FOTO Rumah Baru Muzdalifah dan Fadel Islami Beda Banget dari Rumah Rp 32 Miliar, Lihat Kamarnya
Dus tersebut, terbuat dari bahan karton dan tidak mengandung unsur plastik.
Dalam hal ini, Taufan Pawe mengatakan, menyelamatkan bumi dari ancaman bahaya sampah pelastik adalah tanggung jawab kita semua.
Dari hasil penelitian, 100 tahun lagi kita akan menjadi hancur, karna bakteri dan zat-zat pelastik yang menjadi racun bagi lingkungan dan manusia sendiri.
"Pada Hari Raya Iduladha ini. Pembagian daging kurban menggunkan kantongan plastik sudah menjadi syarat," kata Walikota Parepare Kepada TribunParepare.com.
Lanjutnya, Melalui momen ini, saya coba merubah pradikma itu.
"Kita membagikan daging sapi kurban menggunakan bahan yang tidak mengandung unsur plasrik," tutur H Taufan.
"Saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, berperilakulah untuk ikut serta memerangi sampah plastik," harapnya.
"Saya hari ini, implemantasikan ini dengan membagikan daging kurban menggunakan dus box," tutupnya.
Laporan wartawan TribunParepare.com, Darullah, @uull_darullah.
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
Warga Desa Lauwa Pitumpanua Wajo Butuh Tempat Sampah
Komunitas Rumah Baca SAKU Selayar Menolak Aksi Sweeping Buku BMI
Kementan Pacu Sinergitas Sistem Perbenihan Tanaman Pangan
Kecepatan Angin Jeneponto Capai 28 Kilometer Per Jam
FOTO-FOTO Rumah Baru Muzdalifah dan Fadel Islami Beda Banget dari Rumah Rp 32 Miliar, Lihat Kamarnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pengemasan-sapi-kurban-h-taufan-pawe.jpg)