Sapi Kurban Jokowi dan JK Disembelih di Masjid Al Markas Makassar
Sapi kurban milik kedua pemimpin Negara Indonesia itu masing-masing dengan berat 1,2 ton.
Penulis: Alfian | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Dua ekor sapi kurban milik Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo dan Jusuf Kalla, disembelih di halaman Masjid Al Markas Al Islami, Makassar, Minggu (11/8/2019).
Sapi kurban milik kedua pemimpin Negara Indonesia itu masing-masing dengan berat 1,2 ton.
Makna Hari Raya Kurban Menurut Owner Sakatama Makassar
Bank Bukopin Makassar Kurban 19 Ekor Sapi
Mantan Gubernur Syahrul YL Bersama Rektor UNM, Salat Iduladha 1440 H di Pelataran Menara Pinisi UNM
Pasca Salat Iduladha, Bupati dan Wakil Bupati Wajo Giliran Gelar Halalbihalal
Dalton Hotel Gelar Salat Iduladha dan Kurban 1 Ekor Sapi
Penyembelihan pun mengundang perhatian warga yang tengah mengantri mendapatkan daging kurban.
Setiap tahunnya Masjid Al Markas menjadi salah satu lokasi yang menyediakan hewan kurban.
Ribuan warga memadati lokasi ini setelah mendapatkan kupon dari panitia kurban sehari sebelumnya perayaan Iduladha.
Diserahkan JK
Jusuf Kalla yang memilih merayakan Iduladha di Makassar, Minggu (11/8/2019), berkesempatan langsung memberikan sapi kurban miliknya dan milik Jokowi.
Hal itu berlangsung di lapangan Karebosi usia menggelar salat Id.
JK menyerahkan sapi kurban miliknya maupun milik Jokowi yang masing-masing seberat 1,2 Ton.
Sapi tersebut diserahkan secara simbolis kepada Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.
Sapi Unggul Unhas
Universitas Hasanuddin melalui Fakultas Peternakan memfasilitasi kebutuhan sapi kurban untuk Presiden Jokowi.
Jenis sapi yang disiapkan adalah sapi Simmental, yang beratnya mencapai 1,2 ton.

Penyiapan sapi ini difasilitasi oleh Maiwa Breeding Center (MBC), yang merupakan salah satu pusat unggulan Unhas dalam bidang peternakan.
Kepala MBC, Dr. Syahdar Baba, M.Si menjelaskan bahwa ide ini berasal dari civitas akademika Fakultas Peternakan untuk menyiapkan sapi terbaik Sulawesi Selatan sebagai persembahan kepada Presiden.